Tampilkan postingan dengan label Kaki Lima. Tampilkan semua postingan

Usaha angkringan dapat menjadi sebuah peluang bisnis yang mempunyai prospek tinggi.
Bagaimana tidak? Harganya yang terjangkau dan juga tempatnya yang nyaman untuk bersantai menjadikan angkringan titik kumpul yang empuk.

Selain itu, modal usaha angkringan pemula juga relatif minim.

Cara Memulai Usaha Angkringan dengan Modal Minim

1. Tentukan Konsep
2. Cari Lokasi Usaha yang Strategis
3. Pilih Bahan Dagangan dan Menu Utama
4. Mulai Jalankan Usaha

Modal Usaha Angkringan Pemula

1. Skala Kecil
2. Skala Besar

Strategi Pemasaran Usaha Angkringan

1. Pasang Harga Terjangkau
2. Strategi Pemasaran di Media Sosial

Siap Memulai Usaha Angkringan?

Cara Memulai Usaha Angkringan dengan Modal Minim


Untuk bisa memulai usaha angkringan, kamu bisa mengikuti beberapa cara berikut ini, agar usaha kamu lebih sukses kedepannya:

1. Tentukan Konsep

Hal pertama yang harus kamu lakukan sebelum memulai bisnis cafe kecil ini, yaitu dengan menentukan konsep yang akan kamu usung dalam bisnis tersebut. Hal ini bertujuan agar ladang usaha kamu ini mempunyai konsep yang jelas. Selain itu, konsep ini juga bertujuan untuk menarik perhatian konsumen, terutama anak muda.

Dengan adanya sebuah konsep yang unik, maka konsumen akan jadi penasaran untuk mau nongkrong atau sekedar jajan di usaha angkringan yang kamu jalankan tersebut. Jadi, pastikan kamu membuat konsep yang terstruktur rapi dengan suasana yang unik, agar konsumen nyaman berada di cafe mini tersebut.

Banyak pemilihan konsep yang bisa kamu gunakan agar bisa menarik hati konsumen. Di antaranya, konsep lesehan, konsep warkop, konsep tradisional, dan masih banyak lagi konsep unik yang bisa menjadi senjata awal pembuatan usaha cafe mini ini.

2. Cari Lokasi Usaha yang Strategis

Kemudian, setelah menentukan konsep yang unik, langkah selanjutnya untuk bisa mulai membuka usaha angkringan adalah dengan mencari lokasi yang strategis. Tanpa adanya lokasi strategis, maka sebagus apapun konsep yang kamu buat, tidak akan berpengaruh terhadap intensitas pengunjung.

Selain itu, penentuan lokasi yang strategis untuk usaha angkringan pemula ini juga bertujuan agar para konsumen lebih mudah saat hendak mengakses lokasi menuju cafe mini yang kamu kelola. Kamu bisa memilih lokasi seperti di pinggir jalan, dekat pusat kota, kampus, sekolah, dekat pusat bisnis, dan lain sebagainya.

Namun, biasanya untuk modal usaha angkringan di lokasi yang sangat strategis ini tentunya membutuhkan biaya sewa yang relatif lebih mahal. Jadi, pastikan modal dan biaya sewa lokasi sesuai dengan budget kamu, agar kamu tidak bingung untuk mengelola keuangannya.

Setelah membuat konsep unik dan mendapatkan lokasi usaha yang strategis, langkah selanjutnya adalah memilih bahan dagangan serta menentukan menu andalan di usaha angkringan yang kamu kelola.

Untuk bahan dagangan, pada umumnya cafe mini hanya membutuhkan bahan seperti kopi, gula, mie instan, jajanan ringan, rokok, nasi kucing, dan lain sejenisnya. Selain itu, kamu juga harus menentukan menu andalan dengan cara memberi nama unik yang mudah diingat oleh konsumen.

Agar konsumen tertarik dengan menu unik tersebut, kemudian mempunyai hasrat untuk mencicipinya. Hal ini juga bisa menjadi strategi khusus untuk menarik hati konsumen lain, terutama anak-anak muda yang menyukai hal-hal yang unik untuk keperluan konten Instagram.

4. Mulai Jalankan Usaha

Jika semua aspek telah terpenuhi, maka kamu sudah bisa memulai untuk membuka usaha angkringan ini. Sebagai langkah awal, kamu bisa memulainya sendirian untuk menghemat budget, tanpa harus membayar gaji karyawan.

Namun, jika kedepannya kamu melihat potensi tinggi dari intensitas konsumen dan penjualan, ada baiknya kamu mempekerjakan sebanyak satu atau dua orang  karyawan. Agar kegiatan operasional cafe mini tersebut jadi lebih cepat dan efisien.

Selain itu, dengan memperkerjakan karyawan, artinya usaha angkringan pemula yang kamu buat ini telah mengalami kemajuan. Jadi, langkah selanjutnya adalah dengan menentukan strategi pemasaran yang efektif agar bisnis cafe mini ini terus berkembang.
Modal Usaha Angkringan Pemula

Nah, setelah mengetahui bagaimana cara memulai bisnis cafe mini ala anak tongkrongan, berikut ini adalah gambaran singkat tentang berapa jumlah modal usaha angkringan:

1. Skala Kecil

Untuk bisa memulai bisnis cafe mini dengan skala kecil, budget yang perlu kamu keluarkan adalah sekitar Rp3.000.000,00 sampai Rp5.000.000,00. Rinciannya adalah sebagai berikut:

Bahan dagangan secara keseluruhan Rp2.000.000,00.
Biaya keperluan pendukung, seperti meja, piring, gelas, dan lain sebagainya sekitar Rp1.500.000,00.
Untuk sewa lokasi usaha, cafe mini skala kecil ini mungkin bisa kamu kembangkan di rumah terlebih dahulu, untuk menghemat budget.

2. Skala Besar

Jika kamu ingin membuat cafe mini dengan skala besar, tentu saja modal usaha angkringan yang mesti kamu keluarkan juga relatif lebih tinggi. Selain itu, ada juga biaya tambahan untuk keperluan sewa lokasi usaha. Berikut perinciannya:

Bahan dagangan keseluruhan sebesar Rp4.000.000,00.
Pembelian alat pendukung, seperti meja, gelas, kompor, piring, dan lain sebagainya sekitar Rp3.000.000,00.
Biaya sewa lokasi usaha sekitar Rp2.000.000,00 sampai Rp3.000.000,00 per bulan. Jadi, total keseluruhan adalah sekitar Rp10.000.000,00.

Strategi Pemasaran Usaha Angkringan

Setelah kamu berhasil memulai cafe mini, agar bisa terus berkembang maju, maka kamu perlu sebuah strategi pemasaran. Agar bisnis yang kamu jalani ini semakin dikenal dan berkembang menjadi usaha yang besar. Ikuti langkah-langkah strategi pemasaran berikut ini:

1. Pasang Harga Terjangkau

Hal yang paling penting jika ingin bisnis maju dan berkembang, tentu saja harus mempunyai harga produk yang murah dan bersahabat dengan konsumen. Selain itu, harga murah ini juga menjadi sebuah strategi yang membuat konsumen jadi lebih tertarik. Terlebih lagi, untuk para anak muda dengan budget yang minim.

Jadi, pastikan kamu memulai usaha angkringan ini dengan mematok harga produk yang relatif murah. Singkatnya, jika pesaingmu memasang harga Rp3.000,00 untuk secangkir kopi, maka kamu bisa memasang harga Rp2.000,00 untuk secangkir kopi. Namun, hal ini juga harus dilakukan dengan perhitungan yang sesuai, ya.

2. Strategi Pemasaran di Media Sosial

Tidak bisa kita pungkiri bahwa pemasaran digital di media sosial, seperti Instagram dan Facebook sangat ampuh untuk menjaring banyak konsumen. Selain itu, pemasaran di media sosial juga terbukti sangat efektif dalam hal menaikkan omset penjualan.

Kamu bisa memanfaatkan media sosial sebagai wadah berpromosi dan memperkenalkan usaha angkringan yang sedang kamu kelola. Terlebih lagi, biaya pemasaran di media sosial juga terbilang murah, bahkan cenderung gratis tanpa perlu merogoh kocek, asalkan kamu mengerti pola promosi yang benar.

Namun, jika pemasaran ingin lebih maksimal, kamu bisa berlangganan Facebook Ads atau Instagram Ads.
Siap Memulai Usaha Angkringan?

Nah, itu dia beberapa cara dan strategi untuk memulai usaha angkringan bagi pemula.
Pada intinya, ketika hendak membuka usaha dalam bentuk apapun, hal pertama yang perlu kamu tanamkan dalam diri adalah kemauan.
Oleh karena itu, pastikan kamu melakukannya dengan konsisten dan maksimal, ya!

Selamat mencoba!

8 Tips Buka Usaha Angkringan Agar Sukses Meraup Keuntungan
Memiliki modal terbatas bukan alasan untuk tidak mencoba berbisnis. Anda tidak perlu harus menunggu modal besar terlebih dahulu. Karena di jaman sekarang, ada banyak bisnis yang bisa dimulai dengan modal kecil. Apalagi jika kita membicarakan tentang bisnis kuliner. Salah satu usaha kuliner yang sangat menjanjikan adalah usaha angkringan di pinggir jalan.

Warung angkringan sendiri adalah semacam warung makan yang menggunakan gerobak kayu dan ditutupi dengan terpal yang banyak terdapat di Jogja, Klaten, Solo dan sekitarnya. Namun, sekarang hampir merata di daerah jawa pasti ada warung angkringan. Popularitas bisnis angkringan merambah ke kota-kota besar lainnya di Indonesia. Seperti Bandung, Cimahi, Jakarta, Surabaya, Semarang, Denpasar, Kebumen, Salatiga, Pemalang, dan daerah lainnya.

Makanan yang dijual pun sangatlah sederhana dengan menu andalan sego kucing/nasi kucing. Disebut nasi kucing karena memang porsinya kecil seperti porsi makanan kucing. Sehingga ketika orang dewasa menyantapnya, setidaknya bisa menghabiskan 3-5 bungkus nasi. Selain nasi kucing, terdapat makanan lain seperti sate, ayam goreng, dan gorengan. Terdapat juga minuman khas tradisional Indonesia seperti teh, kopi dan wedang jahe.

Meskipun bisa dimulai dengan modal kecil, bukan berarti penghasilan yang anda dapatkan juga kecil. Anda bisa meraup ungtung berkali-kali lipat dari bisnis ini. Apalagi dengan harganya yang murah, anda bisa menjangkau konsumen dari semua kalangan masyarakat.

Lalu bagaimana sih cara memulai bisnis angkringan agar sukses besar?

Berikut ini akan saya rangkumkan tips sukses buka usaha angkringan agar menguntungkan dan selalu ramai pengunjung.
1. Pilih Lokasi Jualan yang Strategis
Pemilihan lokasi yang tepat akan mempengaruhi sukses tidaknya anda dalam membuka bisnis angkringan. Pilihlah lokasi usaha angkringan yang dekat dengan pangsa pasar yang ada.

Misalkan membuka warung angkringan di dekat terminal, dekat pasar, sekitar permukiman warga yang padat penduduk, sekitar kost-kostan karyawan dan mahasiswa, dekat pusat perkantoran, sekitar kampus, dan tempat wisata.

Membuka angkringan di pedesaan pun juga sangat menjanjikan loh. Apalagi jika lokasi desa anda merupakan jalur antar kota. Warung angkringan anda pasti akan menjadi tempat singgah pengendara yang berlalu lalang melewati desa anda.

Membuka angkringan di luar pulau Jawa juga tidak kalah menjanjikan. Saya pernah melihat warung angkringan di kota Pontianak, Kalimantan Barat. Dari sore hingga malam, warung angkringan tersebut tidak pernah sepi pembeli. Terkadang pembeli harus rela mengantri jika tidak dapat tempat duduk. Hal ini membuktikan bahwa di luar pulau Jawa pun warung angkringan sangat diminati.

Alasanya karena masih banyaknya orang-orang perantauan dari Jawa. Disamping itu, warga lokal juga suka dengan angkringan karena menu makanannya yang unik dan murah meriah.

2. Menentukan Konsep Angkringan
Sebelum anda membuka bisnis angkringan, ada baiknya anda menentukan terlebih dahulu konsep warung angkringan anda. Apakah anda ingin membuka model angkringan sederhana atau model angkringan gaul dan modern.

Konsep angkringan sederhana biasanya hanya berupa gerobak kayu dengan tutup terpal yang bisa memuat sekitar 8 orang pembeli. Meskipun tetap menguntungkan, namun konsep yang satu ini tidak akan bisa menjaring banyak pelanggan.

Namun jika anda ingin menyasar anak-anak muda milenial jaman sekarang, akan lebih baik jika konsep angkringan anda memiliki suasana ala anak muda jaman sekarang sehingga bisa menjadi tempat nongkrong yang mengasyikkan. Misalnya konsep angkringan kafe dengan berbagai fasilitas lengkap seperti wifi dan televisi besar.

Memang butuh modal yang cukup besar, namun semua itu akan terbayarkan dengan kedatangan banyak pengunjung nantinya. Akan tetapi, jika modal yang anda miliki terbatas, anda bisa menjalankan warung angkringan sederhana terlebih dahulu.

Yang terpenting, desainlah gerobak anda semenarik mungkin sehingga orang akan senang ketika datang ke warung angkringan anda.

3. Rincian Modal Usaha Angkringan
Bagi anda yang mau buka usaha angkringan gaul di daerah anda pastinya bertanya-tanya,”Berapakah modal usaha yang harus dipersiapkan untuk membuka usaha angkringan dari nol sampai berdiri?”

Berdasarkan pengalaman para pelaku usaha dalam bisnis ini, modal usaha angkringan tidak terlalu besar. Dengan modal kecil di bawah Rp 5 jutaan pun, anda sudah dapat membuka bisnis angkringan gaul yang sederhana. Itu untuk satu gerobak.

Modal usaha sebesar itu sudah meliputi sarana dan prasarana yang dibutuhkan untuk membuka bisnis angkringan meliputi gerobak kayu, perlengkapan memasak, bahan baku makanan dan lain sebagainya

Berikut ini rincian biaya modal usaha yang harus dipersiapkan untuk membuka warung tenda angkringan :
Gerobak angkringan @ Rp 2.500.000
Terpal ukuran lebar @ Rp 300.000
2 Teko plastik @ Rp 30.000
3 Tempat sampah @ Rp 30.000
2 Ember @ Rp 40.000
Termos es @ Rp 80.000
Teko/ceret @ Rp 30.000
Wajan penggorengan @ Rp 120.000
Kompor gas @ Rp 350.000
Gas elpiji @ Rp 170.000
Nampan dan keranjang @ Rp 75.000
Sendok dan garpu @ Rp 60.000
Piring besar @ Rp 55.000
Piring kecil @. Rp 45.000
2 lusin gelas @ Rp 60.000
Total : Rp 3.945.000

Total biaya investasi awal yang harus dikeluarkan untuk membuka usaha angkringan nasi kucing sebesar Rp 3.945.000. Biaya investasi tersebut belum termasuk biaya lain-lain yang tak terduga dan biaya operasional usaha. Yang meliputi : gaji pegawai, pembelian bahan baku, biaya bulanan listrik dan air bersih, karcis retribusi dan lain sebagainya.

Untuk biaya operasional bisa anda akumulasikan per hari atau perbulan. Katakanlah anda harus mengeluarkan modal sekitar Rp 300.000 per harinya untuk membeli bahan-bahan baku seperti beras, ayam, bumbu dapur, gula, susu kaleng, kopi, teh, tempe tahu, daun pisang, jahe, isi ulang gas elpiji dan lain sebagainya.

Jika anda kerepotan untuk memasak menu makanan angkringan, anda bisa saja menerima sistem konsinyasi atau titipan makanan dan minuman dari para produsen. Atau istilahnya sebagai agen kuliner dari produsen makanan dan minuman untuk angkringan.

Yang terpenting, usaha nasi kucing anda harus bisa tetap menjual menu seperti sate telur puyuh, sate ati ampela, aneka gorengan, daging ayam, tahu, tempe, susu kental manis, minuman jahe, minuman jeruk peras, kopi, teh, susu, dan minuman kemasan instant yang lainnya.

4. Tonjolkan Menu yang Unik dan Spesial
Untuk menu angkringan sendiri sebenarnya sangatlah beragam. Ada berbagai macam makanan tradisional yang bisa anda padukan juga dengan makanan modern saat ini. Tapi biasanya semua makanan di angkringan sudah dimasak terlebih dahulu sebelum dijual. Terkecuali makanan seperti gorengan yang bisa anda goreng di tempat penjualan. Sementara untuk makanan lain bisa anda masak terlebih dahulu dirumah.

Umumnya dalam setiap gerobak angkringan, menu makanan dan minuman yang tersedia itu-itu saja beserta penyajiannya. Anda bisa mencoba dengan menu baru maupun cara penyajian baru yang akan menarik banyak peminat dan pembeli. Contohnya menyediakan menu sambal pete, sambal jengkol, Kopi Mantap Ala Cheff, dan lain-lain yang tidak akan pernah sobat temukan di angkringan lain.

Berikut ini beberapa pilihan menu unik angkringan yang bisa anda coba jual di warung anda.

Menu makanan
Nasi kucing temped an teri
Aneka macam gorengan
Tempe dan tahu bacem
Sundukan telur puyuh
Sundukan kikil pedas
Sate usus ayam
Sate keong
Sate ati ampela
Sate ceker
Ayam crispy
Gorengan kepala
Gorengan ceker
Gorengan sayap
Sosis bakar/goreng
Pentol bakar/goreng
Pisang keju
Menu minuman
Es teh
Es capucino
capucino panas
es jeruk
Teh panas
Kopi
Wedang jahe
Teh tarik
Suteja (susu teh jahe)
Kopaja (kopi panas jahe)
Es susu coklat
Jeruk panas
Wedang kampul
Yang terpenting, apapun makanan yang akan anda sajikan kepada konsumen. Seyogyanya anda harus benar-benar menjaga kualitas makanan angkringan anda. Kalau makanan anda enak, tentu konsumen tidak akan segan untuk kembali lagi mencicipi masakan angkringan anda.

Disamping itu, dengan kualitas makanan yang terjaga, anda bisa mematok harga lebih mahal dari pesaing anda karena konsumen tentu akan lebih suka menikmati jajanan yang enak.

5. Mempertahankan Ciri Khas Angkringan
Ciri khas dari warung makan angkringan adalah menggunakan gerobak yang ditutup dengan terpal warna biru atau orange. Meskipun anda sendiri mengusung konsep angkringan gaul atau modern. Sebaiknya anda jangan menghilangkan ciri khas angkringan tersebut.

Ciri khas lain yang harus dipertahankan ialah harga makanan angkringan yang relative murah dan terjangkau untuk masyarakat kecil. Jika anda mematok harga yang terlalu mahal, tentunya konsumen ogah untuk mampir di warung anda. Lebih baik makan di rumah makan sekalian jika selisih harganya tidak jauh beda.

6. Menjaga Kebersihan Gerobak dan Sekitarnya
Menjaga kebersihan tempat usaha menjadi poin penting yang harus anda perhatikan. Salah satunya kebersihan gerobak yang notabene menjadi sarana anda untuk berjualan. Jika gerobak yang anda pakai terlihat kotor dan kusam, tentu konsumen akan berpikir dua kali untuk kembali makan di warung angkringan anda.

Jika anda menggunakan meja atau lesehan untuk menampung para pembeli yang datang, sudah seharusnya anda membersihkan tempat tersebut. jangan sampai ada sisa makanan atau sampah yang berserakan yang mana tentu akan mengganggu kenyamanan para pelanggan.

7. Memberikan Pelayanan yang Baik
Sebagai seorang penjual, anda harus bisa memberikan pelayanan yang memuaskan kepada konsumen. Selain menyajikan menu makanan yang enak. Anda juga harus bersikap baik kepada konsumen.

Tonjolkan keramahan anda dan layani konsumen dengan baik. Dengan begitu mereka akan betah untuk berlama-lama nyantai sambil menikmati makanan yang anda jual. Jika seseorang sudah menemukan tempat makan yang enak dan nyaman, biasanya mereka akan kembali lagi dan menjadi pelanggan tetap anda nantinya.

Untuk mentarget anak muda, anda bisa menyediakan wifi gratis. Saat ini kebutuhan akan internet semakin besar, sehingga jika ada wifi gratis, konsumen tentu akan lebih senang.

8. Membuka Cabang Lain
Jika anda ingin mendapatkan omset berkali-kali lipat dari usaha angkringan. Maka anda perlu membuka cabang ditempat lain. Misalnya dengan mempekerjakan karyawan untuk berjualan di daerah lain sehingga anda akan mendapat pemasukan tambahan.

Bayangkan jika dengan satu gerobak angkringan saja bisa menghasilkan omset minimal 3 juta per bulan. Jika anda memiliki 5 gerobak, maka penghasilan anda akan menjadi lebih dari 5 kali lipat.

Anda bisa mencontoh kisah sukses pemuda bernama bayu yang memiliki usaha angkringan bernama angkringan nasi kucing 78. Sampai sekarang ia telah memiliki 200 mitra angkringan yang tersebar di seluruh Indonesia.

Dia menerapkan sistem waralaba dimana mitra yang bergabung dengan waralaba angkringan akan mendapat peralatan angkringan dari bayu mulai dari gerobak dan perlengkapan angkringan dan berhak menggunakan brand angkringan nasi kucing 78 miliknya.

Keuntungan Bisnis Angkringan
Untuk anda yang memilih bisnis angkringan, ada banyak keuntungan dari usaha ini. Berikut beberapa keuntungan bisnis angkringan, antara lain:

Tak Pernah Sepi Pembeli
Usaha angkringan merupakan salah satu jenis bisnis yang bergerak dalam bidang kuliner. Kita tahu bahwa makan dan minum merupakan kebutuhan dasar manusia setiap hari. Sehingga dipastikan usaha angkringan akan selalu laris manis, dan tak pernah sepi pembeli. Inilah yang menjadi kelebihan bisnis angkringan.

Keuntungannya Besar
Berdasarkan pengalaman para pengusaha angkringan yang sudah sukses rata-rata mereka memperoleh penghasilan bersih sebesar Rp 200 ribu dalam satu malam dari satu buah gerobak.

Kita bayangkan di kali satu bulan maka omset bersih mereka sebesar Ro 6.000.000 perbulan (Rp 200.000 x 30 hari). wow sangat lumayan bukan? Itu baru dari satu gerobak. Jika mempunyai tiga gerobak maka penghasilan bisnis angkringan mencapai Rp 18 juta perbulan.

Bisa Dimulai dengan Modal Kecil
Peralatan bisnis angkringan sangatlah sederhana. Jadi sudah pasti modal yang dikeluarkan untuk memulai bisnis ini relatif kecil. Dengan modal 3-5 juta rupiah anda sudah bisa menjalankan bisnis ini. Itu tergantung dari saerah masing-masing.

Apalagi usaha angkringan juga tidak memerlukan ruko. Anda bisa berjualan di pinggir jalan atau depan ruko yang tutup pada malam hari. Biaya sewanya tentu lebih murah dibandingkan anda harus menyewa ruko.

Itulah ulasan tentang usaha angkringan yang nyatanya sangatlah menjanjikan. Jika anda tertarik, cobalah untuk melakukan perencanaan usaha terlebih dahulu agar bisnis anda lancar kedepannya.

8 Tips Memulai Usaha Gorengan beserta Rincian Modalnya
Siapa yang tidak kenal dengan gorengan? Salah satu makanan primadona masyarakat Indonesia. Rasanya yang renyah, jenisnya yang beragam, serta harganya yang murah membuat makanan ini nyaris tidak pernah sepi peminat!

Sobat OBLO, tahukah Anda jika membuka usaha gorengan tidak diperlukan modal yang banyak namun untung bisa melipah?

Bagaimana caranya? Selengkapnya di informasi berikut ini.

8 Tips Memulai Usaha Gorengan
1. Analisa Bisnis
Usaha yang satu ini memang cukup mudah dijalani. Bukan hanya modal yang diperlukan cenderung rendah, proses pembuatannya pun tidak membutuhkan banyak teori yang berbelit-belit. Anda cukup fokus pada cara menggoreng yang benar serta pengolaan makanan dengan bahan baku berkualitas dan higienis.

Meskipun begitu, ada baiknya Anda mempersiapkan beberapa hal sebelum memulai usaha demi keberhasilan ke depannya. Salah satu yang perlu dipertimbangkan yaitu melakukan riset pemasaran.

2. Menentukan Modal
Usaha gorengan tidak membutuhkan banyak modal. Anda bisa memulai usaha gorengan dari skala kecil. Nantinya modal yang Anda miliki akan dialokasikan untuk peralatan dan bahan baku. Contohnya wajan penggorengan, spatula, kompor gas, gerobak (opsional), tepung terigu, sayuran, sewa tempat, dan lainnya.

3. Menggunakan Bahan Berkualitas
Gunakan bahan yang berkualitas dalam pembuatan gorengan. Terkesan sepele, namun bahan yang digunakan sangat berpengaruh terhadap citarasa yang nantinya mempengaruhi penjualan. Perhatikan juga ke-higienisan bahan baku serta proses memasak.

4. Inovasi
Setiap bisnis pasti memiliki kompetitor. Pastikan Anda tetap update terkait informasi terkini seputar gorengan. Contohnya, mengetahui gorengan jenis apa yang tengah populer dan banyak diminati.  Anda juga bisa melakukan eksperimen sendiri dalam mengembangkan kreatifitas dan potensi yang Anda miliki.

Perlu diingat, saat membuka usaha tekad memang lah penting namun mengedepankan permintaan konsumen jauh lebih menguntungkan. Khususnya dalam mengembangkan bisnis Anda serta meraih omzet yang tinggi.

5. Memilih Lokasi yang Sesuai
Harganya yang murah serta rasanya gurih dan enak membuat makanan satu ini mudah ditemui di mana saja. Hal ini menjadi salah satu indikasi bahwa usaha gorengan dapat bersaing di mana saja.

Meski begitu, usahakan untuk memilih lokasi yang strategis. Contohnya lingkungan sekolah, area kampus, kantor, lokasi perbelanjaan maupun tempat umum lainnya.

6. Menentukan Target
Memulai usaha gorengan memang tidak membutuhkan modal yang fantastis. Di sisi lain, makanan yang satu ini banyak diminati segala kalangan. Maksimalkan 2 keuntungan ini untuk meraih omzet besar.

Salah cara yang dapat Anda terapkan yaitu dengan membuat target penjualan harian. Buatlah target yang realistis dan selali evaluasi bagaimana progresnya. Tidak masalah jika Anda sempat mengalami kegagalan atau penjualan tidka sesuai target, lambat laun Anda akan memahami celah yang baik untuk memperoleh untung lebih.

7. Jalin Relasi
Salah satu indikator keberhasilan sebuah usaha adalah dikenalnya nama brand atau usaha yang kita miliki. Tentunya untuk berada pada tahap ini tidak bisa diraih secara instan, diperlukan ketekunan serta konsistensi. Itu lah mengapa menjalin relasi yang baik antar konsumen, masyarakat sekitar, maaupun relasi lain yang kita miliki sangatlah penting.

8. Memaksimalkan Sosial Media
Tips yang terakhir yaitu memanfaatkan sosial media. Melalui sosial media kita bisa mempromosikan produk yang dijual dengan lebih baik. Sebab, di jaman canggih seperti sekarang banyak orang tidak bisa melalui harinya tanpa membuka media sosial. Pastikan untuk menyematkan gambar produk dan caption menarik untuk dipost, ya!

Kelebihan Usaha Gorengan
1. Disukai Oleh Semua Kalangan
Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, makanan yang satu ini banyak disukai berbagai kalangan karena harganya yang terjangkau, varian yang beragam, serta rasanya yang gurih menggoyang lidah.

2. Tetap Diminati Meski Harganya Naik
Harga bahan pokok setiap tahunnya selalu mengalami kenaikan yang signifikan. Hal ini berimbas pada bahan baku gorengan seperti sayuran, tepung terigu, minyak goreng, dan lainnya.

Meski begitu, kenaikan harga yang ada tidak terlalu berpengaruh terhadap daya beli masyarakat karena harga gorengan masih terjangkau jika dibandingkan dengan makanan lainnya. Itu lah mengapa usaha gorengan sangat menjanjikan karena tidak pernah sepi peminat. 

3. Banyak Penjual yang Bisa Bertahan Lama
Pernahkah Anda mendengar sebuah pepatah yang mengatakan ‘consistency is the key’? Kalimat tersebut selaras dengan usaha gorengan. Jika usaha ini digeluti secara serius serta konsisten, maka usaha yang Anda miliki berpeluang untuk terus bertahan dalam berbagai situasi. Jangan lupa, untuk terus menjaga kualitas gorengan yang dibuat dan terus berinovasi.

4. Tidak Butuh Tempat Mewah
Murah, enak, diminati semua kalangan, menjadikan usaha gorengan ideal untuk dijual di mana saja. Identik dengan kesan merakyat, memulai usaha gorengan tidak diperlukan tempat yang bagus seperti ruko atau cafe. Anda bisa memulai usaha ini cukup dengan bermodalkan gerobak dan berjualan di sekitar area sekolah, kampus, tempat umum, bahkan rumah Anda jika memungkinkan.

5. Dapat Dengan Mudah Berkembang
Usaha gorengan merupakan salah satu usaha yang cukup menjamur di berbagai tempat. Ini menjadikan salah satu ciri bahwa usaha makanan yang satu ini mudah berkembang. Terlebih, jika Anda memiliki ciri khas tersendiri dari gorengan yang dijajakan.

Salah satu ide yang dapat Anda coba untuk mengembangkan usaha gorengan yaitu dengan cara menambah varian gorengan. Contohnya membuat varian ekstra pedas atau gorengan kekinian yang sedang trending. Varian pedas menjadi opsi yang bagus sebab mayoritas masyarakat Indonesia sangat menikmati makanan bercita rasa pedas, gurih, dan panas.

6. Makanan yang Mudah Dibuat
Tidak membutuhkan banyak modal untuk keperluan bahan baku, makanan yang satu ini cenderung mudah dibuat menjadikannya salah satu kelebihan dari usaha gorengan. Hanya bermodalkan beberapa jenis sayuran, bumbu penyedap, serta terigu, dan minya goreng Anda sudah bisa membuat makanan yang satu ini.

Modal dan Estimasi Keuntungan
Setelah mengetahui tips dan kelebihan usaha gorengan, hal utama yang perlu Sobat BFI ketahui yaitu modal dan estimasi keuntungan.

Modal
Modal awal meliputi biaya pembelian bahan baku, gerobak, serta kebutuhan lainnya yang dapat menunjang usaha gorengan milik Anda.

Rinciannya sebagai berikut:

Total Rp1.200.000

Perlu Sobat BFI ingat, angka tersebut hanya lah estimasi. Modal yang dibutuhkan untuk usaha gorengan bisa sangat beragam, tergantung dari harga bahan pokok saat ini serta kebutuhan lainnya. Kurang lebih Sobat BFI dapat mematok modal di angka Rp1-2 jutaan.

Estimasi Keuntungan
Keuntungan yang dapat Anda peroleh dari usaha ini sangat menjanjikan. Pasalnya, makanan yang satu ini menjadi primadona di semua kalangan. Omsetnya pun bisa naik sewaktu-waktu di momonetum tertentu, seperti saat bulan puasa atau pada saat ada acara tertentu.

Rinciannya sebagai berikut:

Maka estimasi keuntungan dalam 30 hari atau satu bulan yang dapat Anda peroleh sekitar Rp6 juta. Jika gorengan yang Anda jual lebih dari 100 dengan harga satuannya di atas Rp1.000 maka estimasi keuntungan yang diperoleh pun ikut menyesuaikan.

Cara menghitung keuntungan

Keuntungan yang diperoleh dapat dihitung dengan cara mengurangi jumlah pendapatan kotor dengan jumlah biaya operasional setiap bulannya.  Contohnya jika Anda menghitung estimasi keuntungan dari contoh modal di atas maka keuntungan yang bisa Anda kantongi berkisar Rp4.800.000 juta tiap bulannya.

Ingin Jualan Gorengan tapi Bingung Mulai dari Mana? Ini Tipsnya
Gorengan telah lama menjadi kudapan masyarakat Indonesia. Peminatnya selalu saja ada. Mungkin pernah terbesit dalam pikiran kamu untuk memulai bisnis gorengan. Tapi, kamu tidak tahu caranya. Artikel ini akan mencoba membantu kamu yang lagi bingung ingin memulai usaha gorengan, tapi tidak tahu dari mana memulainya. Yuk, simak terus artikelnya.

Potensi Bisnis Gorengan
Potensi usaha gorengan sebenarnya cukup menjanjikan. Sebab, makanan ini sudah menjadi cemilan sehari-hari bagi masyarakat Indonesia saat bersantai, bekerja, hingga berkumpul bersama keluarga. Apalagi, hampir seluruh kalangan menyukainya, baik itu anak-anak, remaja, hingga dewasa. 

Mulai Jualan Online
Dengan website toko online yang lengkap dan praktis, tidak ada lagi penghalang untuk optimalkan peluang pertumbuhan bisnismu.

Banyak yang menjual gorengan dan rata-rata selalu habis. Artinya, peluang bisnis gorengan ini masih besar. Apalagi jika kamu memiliki ide bisnis yang unik dan kekinian, tentu ini akan membuat produk kamu menjadi berbeda. Tidak hanya menjadi jajanan kaki lima, tapi menjadi makanan atau jajanan favorit berbagai kalangan.

Jenis Makanan untuk Gorengan
Ada beberapa jenis makanan yang bisa jadi bahan gorengan, yaitu sebagai berikut

Tahu
Makanan ini selalu ada menjajakannya sebagai gorengan. Kamu bisa membuat aneka gorengan dengan tahu, baik itu tahu isi, tahu crispy, atau tahu pong tanpa isi yang digoreng dengan tepung.

Pisang
Ini juga umum menjadi salah satu dari aneka gorengan yang ada selama ini. Kamu bisa menjadikannya pisang goreng, pisang crispy, pisang molen, pisang nugget dengan topping coklat, keju, oreo, dan lainnya.

Jamur
Kamu juga bisa menjadikan jamur untuk aneka gorengan. Makanan ini tak kalah favorit. Kamu bisa menambah rasa jamur dengan bubuk balado, jagung bakar, ayam bakar, asin, dan lainnya.

Kentang
Kentang bisa juga kamu jadikan aneka gorengan. Kamu bisa menjadikannya hotdog kentang (hotang) dengan menggunakan tusuk sate, sosis, tepung terigu dan kentang goreng dengan topping keju mozarella di dalamnya. 

Kentang goreng juga bisa kamu tambahkan berbagai rasa bumbu balado, jagung bakar, bubuk cabe, bumbu kacang, bahkan kamu bisa mix dengan makanan lain. 

Tempe
Tempe juga kamu bisa jadikan sebagai makanan untuk bisnis ini. Kamu bisa membuat tempe goreng, mendoan. Biasanya, penyajian tempe mendoan bersama-sama dengan kecap. Tapi, kamu bisa inovasikan lagi agar lebih menarik dan berbeda dari lainnya. 

Cimol
Cimol atau aci digemol juga kamu jadikan aneka gorengan. Apalagi banyak yang menyukai makanan ini dan bisa kamu inovasikan menjadi makanan kekinian. Misalnya, cimol isi, cimol dengan berbagai rasa, dan sebagainya.

Ubi
Ubi juga bisa kamu jadikan bagian dari aneka gorengan. Kamu bisa jadikan ubi goreng, bola ubi dan menambahkan berbagai rasa juga menarik untuk dijual.

Batagor
Makanan dari adonan ikan dengan tepung ini bisa kamu inovasikan dan menyajikannya dengan makanan lain, seperti kentang dan siomay.

Misro
Biasanya misro dan comro dijual bersamaan. Misro berisi gula jawa merah dan rasanya manis. Kamu bisa jadikan makanan ini sebagai bahan jualan gorengan. 

Combro
Comro atau combro juga bisa kamu jadikan gorengan. Biasanya isinya oncom, semakin pedas rasanya makin enak. 

Rempeyek
Rempeyek bisa kamu jadikan gorengan untuk bisnis kamu. Makanan ini terbuat dari adonan tepung dicampur dengan kacang kemudian digoreng. 

Bakwan
Kamu bisa jadikan bakwan goreng untuk memulai bisnis kamu. Dengan berbagai inovasi, kamu bisa menambahkan sayuran atau jagung. 

Singkong
Singkong juga bisa kamu jadikan bisnis makanan. Kamu bisa jadikan singkong goreng, atau bahkan singkong lapis keju.

Modal Bisnis Gorengan
Setelah mengetahui berbagai jenis makanan yang bisa dijadikan bisnis adalah berapa modal untuk memulainya. Adapun modal untuk bisnis ini tidak terlalu besar. Minimal, untuk memulainya Rp4  juta. Uang tersebut untuk membeli atau membuat gerobak, peralatan masak, tabung gas, dan kompor. Jika di detailkan:

Gerobak Rp2 Juta
Peralatan masak Rp500 Ribu
Tabung gas dan kompor Rp500 Ribu
Tepung, bumbu, minyak, dan sebagainya untuk jualan sebulan Rp1 Juta.
Dengan menghitung biaya estimasi tersebut, kamu bisa mempersiapkan modal awal untuk membuka bisnis gorengan. Pengeluaran itu belum termasuk untuk biaya listrik dan lampu untuk menerangi gerobak.

Adapun keuntungan yang bisa kamu dapatkan cukup menjanjikan. Sebab, makanan ini masih menjadi salah satu kuliner favorit masyarakat. Pada musim dan bulan tertentu, omzet bisnis ini bisa meningkat, apalagi saat bulan puasa.

Misal estimasi harga satu produk seharga Rp2 ribu, terjual sebanyak 300 buah per hari. Dalam satu bulan atau 30 hari, kamu akan mendapatkan omzet Rp18 juta. Itu baru omzet, belum ada pengurangan biaya operasional setiap bulannya.

Apabila pengeluaran tiap bulan mencapai Rp10 juta, artinya kamu memiliki keuntungan bersih Rp8 juta rupiah tiap bulan. 

Tips Berjualan 
Setelah mengetahui perkiraan modal dan omzet, maka kamu perlu tips berjualan secara modern. Sebab, jika masih berjualan tradisional, tentu kamu akan kalah dari pebisnis lain. Kreativitas dan inovasi dalam berbisnis kamu perlukan untuk bersaing dengan pesaing dan menarik pembeli. Adapun tipsnya adalah sebagai berikut:

Seperti apa caranya? Coba tips berikut ini, ya!

Tentukan Fokus Produk
Pertama yang harus kamu lakukan adalah menentukan produk yang akan kamu jual. Apakah semua aneka gorengan kamu jual atau salah satu saja dulu. Sebaiknya, kamu buat salah satu dari aneka contoh makanan di atas untuk dibuat unik. Misal, bakwan sayur dengan menggunakan boks. 

Beri Nama atau Merek
Bisnis itu perlu merek atau nama. Maka buatlah nama agar bisnis kamu laris, misal Bakwan Go, Baso Aci Akang, dan sebagainya. Dengan nama ini, bisnis kamu yang tadinya kaki lima atau di pinggir jalan, kini naik kelas. 

Kreasikan Produk
Jangan ragu untuk melakukan inovasi dalam produk. Kamu bisa membuat resep baru, menambahkan bumbu-bumbu, dan menyajikannya dengan cara yang berbeda. 

Makin unik, semakin menarik pembeli yang belum pernah mencoba. Misalnya, bakwan kamu olah dengan ayam fillet goreng tepung dan disajikan dengan saus kekinian. 

Pilih Tempat Strategis
Kata orang, lokasi adalah penentu kesuksesan. Begitu juga dalam berbisnis. Semakin strategis lokasi jualan kamu dan dekat tempat keramaian maka peluang jualan kamu untuk berkembang dan sukses besar. Sebab, calon konsumen akan melihat dan tertarik untuk membeli produk kamu.

Buat Kemasan yang Keren
Meski yang kamu jual hanya makanan yang digoreng, tapi perlu ada kemasan untuk menarik pembeli. Jarang ada penjual yang menggunakan kemasan yahg menarik, apalagi menggunakan boks, paper bag, atau kemasan lain yang sudah disertai logo dan desain menarik. 

Terapkan Strategi Harga yang Benar
Tidak selalu produk yang murah dibeli pembeli. Sebab, konsumen sekarang sudah pintar, mereka akan membandingkan kualitas dan keenakan makanan yang mereka makan. Untuk itu kajilah harga yang akan kamu jual dan siapa target pasarnya. Apakah itu untuk siapa saja, menengah ke atas, dan sebagainya. Yang paling mudah untuk membuat harga adalah melihat pesaing dan bandingkan dengan biaya pengeluaran.

Gunakan Media Sosial untuk Promosi
Produk kamu perlu dipromosikan di media sosial. Buatlah akun media sosial bisnis kamu. Buatlah feed media sosial yang menarik agar calon konsumen tertarik. Kamu bisa memberikan informasi mengenai gizi yang terkandung dan manfaat makan makanan dari produk kamu. Jangan lupa promosikan sosial media kamu dengan bekerja sama dengan influencer.

Kamu juga bisa membuat promosi melalui konten sosial media. Untuk memancing rasa penasaran pembeli. 

Layani Pembelian Online
Untuk mejangkau pasar yang lebih luas, kamu bisa berkolaborasi dengan berbagai platform penjualan online, seperti GoFood, GrabFood, Shopee Food, Traveloka Food, dan sebagainya. Tujuannya adalah untuk memudahkan pembeli mendapatkan produk kamu dan meningkatkan penjualan. 

Selain itu, dengan bekerja sama platform penjualan online bagus untuk mengenalkan bisnis dan produk kamu ke konsumen.

Buat Website
Kamu juga bisa membuat website untuk menjual gorengan kamu. Dengan menggunakan website menjadikan bisnis kamu unik, karena jarang penjual gorengan mempunyai website jualan online.

Digital Marketing
Salah satu sarana digital marketing adalah memanfaatkan website. Kamu bisa mengiklankan produk yang di website untuk menarik pengunjung untuk membeli. Selain di website kamu juga bisa mengiklankan di media sosial.

Gunakan Banyak Cara Pembayaran
Semakin banyak cara pembayaran yang kamu tawarkan ke konsumen maka semakin mereka tertarik untuk membeli. Sebab, kamu telah memberikan mereka kemudahan pembayaran. 

Kamu bisa mendaftarkan berbagai platform pembayaran seperti OVO, GoPay, ShopeePay, QRIS, dan sebagainya.

Pelayanan Prima
Bisnis kamu memang di pinggir jalan, tapi tetap ke depankan pelayanan. Sebab, laris saja tidak cukup, pembeli juga harus dipuaskan dengan pelayanan. Apalagi jika bisnis kamu sudah terkenal dan membuat antrean konsumen. Maka, ada baiknya menyusun pelayanan dari konsumen datang hingga mendapatkan produk kamu.

Itulah semua hal tentang bisnis gorengan. Dari modal hingga bagaimana menjualnya ke konsumen. Semoga bermanfaat.

Mulai Jualan Online dengan LummoSHOP!
Dengan website toko online yang lengkap dan praktis, tidak ada lagi penghalang untuk optimalkan peluang pertumbuhan bisnismu.

Cuma Jajanan Kaki Lima, Tapi Omzet 5 Penjual Ini Sampai Puluhan Juta Rupiah
Meski hanya jualan jajanan kaki lima tapi para penjual makanan ini memiliki omzet hingga puluhan juta rupiah.Karena mereka selalu diserbu pembeli.
Jajanan kaki lima seperti es buah, kebab kaki lima, aneka sate, sampai pancake ala Jepang cukup digemari sekarang. Bahkan banyak penjual makanan yang dagangannya laris manis, setelah video dagangan mereka viral.

Tapi siapa sangka meski berjualan di pinggir jalan, dan hanya menjual jajanan kaki lima tapi omzet para penjual ini bisa mencapai belasan juta sampai puluhan juta rupiah per harinya.

Berikut lima jajanan kaki lima yang memiliki omzet belasan sampai puluhan juta rupiah per harinya.

1. Pancake Pasar Lama
Kini jadi pusat makanan dan jajanan kaki lima, daerah Pasar Lama di Tangerang setiap sorenya selalu dipenuhi dengan ratusan orang yang penasaran ingin jajan pancake ala Jepang.

Pancake ala Jepang ini punya tekstur yang lembut dan lebih tebal, dibandingkan pancake biasa. Pancake Jepang yang selama ini dikenal dengan harga mahal, dan hanya bisa ditemukan di kafe atau restoran mewah saja. Mendadak viral setelah dijual di Pasar Lama.

Omzet pancake Jepang di Pasar Lama ini bisa mencapai Rp 17,5 juta dalam waktu satu hari saja. Harga per porsinya sekitar Rp 25.000. Karena harganya yang murah, pembeli harus sabar menunggu sekitar 2-3 jam untuk mendapatkan pancake mereka.

2. Bakso Mama Jombang
Uenak Poll! Bakso Tetelan Barbar dengan Topping Tetelan Melimpah Ruah

Di Jombang, Jawa Timur ada tempat makan bakso enak yang konsepnya bakso kaki lima. Namanya Bakso Mama Jombang, setiap harinya Bakso Mama Jombang bisa memiliki omzet mencapai Rp 40 juta.

Bahkan menurut penelusuran kanal YouTube Yusuf Farda Chanel, di hari Lebaran, Bakso Mama Jombang omzetnya bisa menembus angka Rp 120 juta per hari. Tak heran Bakso Mama Jombang kini sudah memiliki 21 cabang yang tersebar do Jawa Timur.

Ciri khas Bakso Mama Jombang di sini terletak pada penggunaan daging sapi asli tanpa campuran. Harga baksonya juga masih terjangkau sekitar Rp 12.000 - Rp 16.000 saja.

3. Es Semangka
Dimas, Penjual Es Semangka India
Berawal dari belajar resep es buah viral ala India, penjual Es Semangka di Batu Ampar, Jakarta Timur ini berhasil meraup omzet hingga Rp 16 juta per hari.

Menu yang ditawarkan hanya es buah semangka saja. Tapi yang membuatnya berbeda dengan es buah lainnya, terletak pada penggunaan buah semangka asli, es batu yang melimpah, tambahan susu full cream ke dalam panci besar yang menarik perhatian.

Untuk harganya berkisar dari Rp 5.000 saja segelas, sementara untuk porsi jumbonya sekitar Rp 8.000. Tersedia juga es semangka dengan tambahan sirup dan susu agar lebih legit, tekstur buah semangkanya tetap terasa.

4. Sosis Bakar Karim
Awalnya sakit hati dan dihina karena tidak memiliki pekerjaan yang stabil. Penjual makanan bernama Karim asal Sukabumi, nekat berjualan aneka sate-satean. Seperti sosis bakar, otak-otak, bakso sampai aneka seafood.
Siapa sangka, usahanya yang hanya bermodalkan gerobak sederhana ini berhasil menarik banyak pembeli dan pelanggan setia. Buka dari siang sampai malam hari, setiap harinya Karim mampu meraup omzet hingga Rp 11 juta per hari dari jualan sate-satean saja.

Untuk kisaran harga sate-sateannya mulai dari Rp 2.000 saja, tersedia juga menu kerang, seblak dan masih banyak lagi.

5. Tahu Gejrot Bang Jack
Salah satu yang paling laris dan diminati banyak orang. Bagi penggemar tahu gejrot, pasti sudah tidak asing dengan nama Tahu Gejrot Bang Jack yang jualan di Kebon Jeruk, Jakarta Selatan.

Sudah berjualan sejak belasan tahun lalu, Bang Jack masih mempertahankan gerobak sederhananya. Ciri khas tahu gejrot di sini, dilumuri cabe rawit yang bisa dipesan sepuasnya, mulai dari lima biji sampai 100 biji cabe rawit.

Kisaran harga per porsinya sekitar Rp 10.000 saja. Setiap harinya Bang Jack bisa meraih omzet hingga Rp 18 juta dari berjualan tahu gejrot saja.

5 Ide Usaha Kaki Lima yang Menguntungkan
Ide Usaha Kaki Lima – Menjalankan usaha sendiri tidak selalu membutuhkan modal besar dan gedung mewah.

Usaha kaki lima merupakan salah satu alternatif yang bisa dicoba—terutama bagi pelaku bisnis yang modalnya masih terbatas.

Soalnya, nih, harga sewa area di pinggir jalan tidaklah semahal harga sewa ruangan di gedung.

Peluang untuk meraih omzet besar juga terbuka lebar—karena usaha kamu mudah dijangkau oleh orang-orang yang berlalu lalang.

Berikut berikut beberapa rekomendasi ide usaha kuliner yang bisa diterapkan bagi kamu yang tertarik menjalankan usaha kaki lima.

Daftar Isi

Ide Usaha Kaki Lima Menguntungkan yang Bisa Dicoba 
1. Bakso dan Mie Ayam
Bisa dibilang bakso dan mi ayam adalah menu favorit sejuta umat.

Mi ayam banyak dipilih oleh pencinta mi, sedangkan bakso seringkali dikonsumsi penggemar kuah dan daging.

Penggemarnya pun tidak hanya orang dewasa, tapi juga anak-anak.

Kamu bisa mengkreasikan menu bakso atau mi ayammu agar tidak pasaran.

Misalnya, jual bakso dalam beragam jenis seperti bakso mercon yang isinya cabai, bakso telur, bakso tahu, hingga bakso jumbo yang terdiri atas bakso kecil.

Untuk mi ayam, kamu bisa berinovasi dengan memberikan pilihan mi ayam dengan potongan ayam goreng crispy, taburan keju, atau daging kepiting.

2. Gorengan
Tempe, tahu, bakwan hingga pisang goreng adalah menu yang sulit ditolak oleh penggemar gorengan.

Hampir di berbagai sudut, seringkali kita melihat adanya gerobak yang menjual aneka gorengan.

banner
Jika kamu termasuk orang yang menyukainya, maka tidak ada salahnya menjalankannya sebagai bisnis.

Salah satu hal yang membuat gorengan disukai banyak orang adalah kulitnya yang lezat dan rasanya yang gurih.

Jadi saat membuat adonan kulit, pastikan rasanya akan cocok untuk lidah sebagian besar orang.

Begitu juga saat kamu meramu isi gorengan, seperti tahu isi atau bakwan.

Gunakan bahan seperti sayuran atau daging yang berkualitas dan segar, ya, agar rasanya enak dan tidak cepat basi.

3. Bubur Ayam
Ketika harus masuk pagi, tidak sedikit orang yang melewatkan sarapan di rumah.

Hasilnya, mereka membungkus makanan atau isi perut di tempat makan yang berlokasi di dekat kantor mereka.

Jika kamu menargetkan menu sarapan, bubur ayam adalah pilihan tepat.

Dibandingkan nasi, bubur ayam terasa lebih ringan namun tetap mengenyangkan.

Wajar, deh, jika banyak orang yang menggemarinya untuk menu sarapan.

Kamu pun bisa menyediakan hidangan pelengkap, mulai dari ati ampela, usus hingga telur puyuh.

Jika mau unik, bisa saja kamu menyertakan lauk berbeda untuk pendamping—misalnya sayur, tahu, tempe, atau daging sapi.

4. Es Buah
Sebagai negara tropis, udara di Indonesia cenderung hangat setiap saat—kecuali di musim hujan.

Oleh karena itu, minuman segar seperti es buah akan menjadi menu tepat untuk melepas dahaga.

Perpaduan beberapa jenis buah dan sirup yang memberi rasa manis tentulah sulit ditolak, terutama di bawah terik matahari.

Nilai plus lainnya: buah merupakan makanan sehat yang dibutuhkan tubuh sehingga bisa dikonsumsi sesering mungkin.

Sebagai pengganti sirup, kamu juga dapat melengkapi es buah ini dengan daun pandan atau santan.

5. Martabak
Meski kini makin banyak gerai di mal yang menjual martabak, bukan berarti martabak yang dijual di pinggir jalan tidaklah laku.

Selain harganya lebih terjangkau, martabak di pinggir jalan juga lebih mudah dijangkau oleh orang-orang yang tinggal di sekitarnya.

Jadi, jangan ragu buka usaha martabak karena jumlah penggemarnya tidaklah sedikit.

Kamu pun bisa menjual martabak telur dan manis sekaligus.

Untuk martabak telur, orang-orang seringkali menjadikannya sebagai lauk utama saat makan berat.

Sedangkan martabak manis atau yang sering disebut terang bulan merupakan salah satu dessert yang menggiurkan.

Berhubung selera orang berbeda-beda, kamu pun perlu memberikan pilihan topping yang beragam.

Mulai dari cokelat, kacang, susu, jagung, oreo, green tea, hingga red velvet.

Selain ukuran regular, kamu bisa juga memberikan pilihan martabak mini—sehingga anak sekolah atau mereka yang tidak ingin makan banyak bisa mencoba porsi kecil.

3 Langkah Sukses Dalam Menjalankan Usaha Kaki Lima
Peluang usaha kaki lima memang menjanjikan.

Namun, saingan kamu tidaklah sedikit sehingga kamu perlu memperhatikan hal-hal berikut.

1. Lokasi Strategis
Sebagai pemula di bidang ini, tentulah tidak mudah bagimu untuk menjangkau banyak orang.

Salah satu cara untuk melakukannya adalah beroperasi di lokasi strategis agar makin banyak orang yang melihat usahamu dan berakhir dengan membelinya.

Sebelumnya kamu harus melakukan survei mengenai tempat mana yang cocok dan dilalui banyak orang—tanpa survei kamu bisa mengalami kegagalan akibat sepinya area tersebut.

Memang, kadang lokasi yang strategis akan menuntut uang sewa yang lebih tinggi.

Namun hasilnya akan sebanding dan produkmu pun akan dikonsumsi oleh banyak orang.

Jika terbentur modal untuk membayar tempat sewa strategis, kamu bisa mengajukan pinjaman melalui KoinBisnis dari KoinWorks.

Pelaku usaha UMKM pun dapat memperoleh pinjaman modal antara Rp5 juta hingga Rp2 miliar dengan bunga terjangkau, yaitu mulai dari 0,75% per bulan!

Segera akses melalui aplikasi smartphone di sini!

2. Rasa adalah jaminan
Sebelum menjual, pastikan kalau makanan tersebut rasanya tidak mengecewakan.

Pengalaman pertama akan sangat berkesan bagi konsumen dan nantinya ini menentukan apakah mereka akan kembali atau tidak.

Jangan ragu untuk bereksperimen untuk memperoleh hasil memuaskan.

3. Manfaatkan media sosial
Buatlah strategi marketing yang maksimal agar usahamu dikenal banyak orang—kamu bisa memulainya dengan membuat akun media sosial  untuk memperkenalkan produkmu.

Apalagi, tidak sedikit orang-orang mencari rekomendasi kuliner di media sos

Diberdayakan oleh Blogger.