Jika anda butuh jasa pembuatan blog silahkan hubungi www.oblo.co.id

Miliki Otak Cerdas, Wawasan 6 Zodiak Ini Lengkap Seperti Ensiklopedia


JawaPos.com – Setiap orang yang memiliki wawasan dan pengetahuan yang luas selalu berhasil membuat orang lain berdecak kagum. Semua hal pasti diketahuinya seperti ada buku pintar atau ensiklopedia di dalam otaknya.

Jenis kecerdasan ini sering disebut sebagai ‘kecerdasan buku’. Mereka biasanya pandai dari sisi pembelajaran akademis. Mereka tidak hanya mengingat fakta dan pengetahuan, otak mereka juga dapat membuat koneksi secepat kilat untuk membantu mereka memahami hampir semua subjek.

Dari sisi zodiak, dilansir dari YourTango, Jumat (30/10), berikut zodiak paling cerdas dalam astrologi dan dikenal cerdas seperti buku berjalan. Semua pengetahuan lengkap dan mampu dikupas satu per satu.

Gemini
Gemini mampu membuat orang lain kagum. Cara mereka saat berada di tengah banyak orang dan berbicara begitu menggoda. Dan tampak sempurna dari satu momen ke momen lain, sehingga menunjukkan betapa cepatnya otak mereka bekerja. Begitu mereka masuk ke ruang kelas atau lingkungan belajar lainnya, Gemini benar-benar brilian dalam hal akademisi dengan kapasitas menguasai hampir semua subjek intelektual.

Virgo
Virgo seolah lahir untuk melakukan penelitian. Mereka senang membuat daftar fakta dan angka, membuat detail yang terperinci, mencari dan menganalisis pola dan anomali. Virgo pintar dan pandai berorganisasi. Seolah-olah mereka memiliki basis data raksasa di kepala mereka dan dapat menjangkau informasi sekecil apapun.

Libra
Awalnya tak ada yang menyangka Libra memiliki kecerdasan yang luar biasa. Sebab Libra memang tak pernah menunjukkan kesombongan. Setelah mereka merasa yakin bahwa memamg tepat untuk beradu argumen, barulah orang lain tahu bahwa Libra begitu cerdas. Mereka dapat menguasai semua percakapan akademis.

Sagitarius
Zodiak ini suka eksplorasi. Sagitarius juga tidak keberatan berbagi pengetahuan dengan semua orang. Sagitarius sangat tertarik pada banyak hal. Terkadang pemikirannya terlampau cerdas sampai sulit dipahami orang lain. Mereka selalu dengan senang hati memimpin percakapan.

Capricorn
Capricorn sosok yang berorientasi pada tujuan, praktis, dan efisien. Capricorn akan dengan senang hati menyelami program studi apa pun. Dan mereka tidak puas hanya dengan mempelajari suatu topik. Capricorn adalah mitra ilmu yang sempurna. Mereka menyelesaikan pekerjaan rumahnya dengan sempurna.

Aquarius
Aquarius memiliki minat pada teknologi dan kemajuan. Mereka tidak hanya membaca dan menghafal buku, tetapi menggunakannya sebagai titik loncatan untuk ide-ide mereka sendiri. Aquarius tak penah puas dan selalu mencari tahu apa yang membuat mereka penasaran.


Miliki Otak Cerdas, Wawasan 6 Zodiak Ini Lengkap Seperti Ensiklopedia

Jika anda butuh jasa pembuatan blog silahkan hubungi www.oblo.co.id

Kapolri Instruksikan Jajarannya Kedepankan Edukasi dalam Operasi Zebra


JawaPos.com – Kapolri Jenderal Pol Idham Azis, menginstruksikan seluruh jajaran Korps Lalu Lintas (Korlantas) untuk mengedepankan proses edukasi dalam pelaksanaan Operasi Zebra tahun 2020 se-Indonesia. Penegakan hukum berupa pemberian tilang merupakan pilihan terakhir yang diberikan kepada pelanggar.

“Sebagaimana arahan Pak Kapolri Jenderal Idham Azis, beliau memberikan arahan bahwa Operasi Zebra tahun ini lebih mengedepankan simpatik dan edukasi. Tidak ada tilang dan target tilang,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono kepada wartawan, Jumat (29/10).

Operasi Zebra di saat masa Pandemi Covid-19, kata Argo lebih berorientasi pada kegiatan simpatik. Seperti penyuluhan, penerangan, pembagian masker, sembako dan kegiatan sosial lainnya. “Operasi kemanusiaan di tengah pandemi lebih dibutuhkan masyarakat,” imbuh Argo.

Baca juga: Porsi Tilang Operasi Zebra Hanya 20 Persen

Diketahui, Korlantas Polri menggelar Operasi Zebra mulai 26 Oktober hingga 8 November 2020. Dalam operasi kali ini, Korlantas mengerahkan 160.916 personel aparat gabungan untuk mengamankan libur panjang Maulid Nabi. Dengan rincian 94.170 personel Polri, 24.448 personel TNI, dan unsur terkait 42.298 personel.

Selain itu, terdapat 645 Pos Keamanan dan Pos Terpadu yang disiapkan. Pos pengamanan difokuskan di jalur tol, rest area, jalur arteri, lokasi wisata, dan jalur alternatif ataupun tempat penyeberangan ASDP.

Polri menekankan Operasi Zebra 2020 mengedepankan upaya-upaya humanisme, serta mengedukasi kesadaran masyarakat dalam berkendara. Sebab operasi kali ini masih bertepatan dengan pandemi Covid-19.

 

Saksikan video menarik berikut ini:


Kapolri Instruksikan Jajarannya Kedepankan Edukasi dalam Operasi Zebra

Jika anda butuh jasa pembuatan blog silahkan hubungi www.oblo.co.id

Protokol Kesehatan Wajib Diterapkan di Tempat Wisata


JawaPos.com – Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito megingatkan masyarakat agar mengantisipasi munculnya klaster baru Covid-19 di tempat wisata. Libur panjang Maulid Nabi Muhammad SAW berpotensi memicu kerumuman dalam jumlah besar di area wisata.

“Kami mengingatkan 28 Oktober 2020 sampai akhir minggu ini adalah libur panjang. Untuk daerah-daerah destinasi wisata, kami mohon kesiapsiagaannya untuk mengantisipasi timbulnya klaster libur panjang,” ujar Wiku.

Berkaca pada pengalaman sebelumnya, libur panjang terbukti berdampak pada penambahan kasus positif di tingkat nasional. Hal ini dipicu karena terjadinya kerumunan di berbagai lokasi yang dikunjungi masyarakat selama masa liburan dan ketidakpatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan.

WIku menjelaskan, masa liburan kerap digunakan masyarakat untuk mengunjungi destinasi wisata maupun pulang kampung untuk menemui sanak saudara. Terkait hal ini, Satgas menghimbau masyarakat untuk tetap menjauhi daerah-daerah yang ramai dikunjungi saat liburan.

Selain itu, Pemerintah Daerah diminta membatasi kunjungan di lokasi wisata, maksimal 50 persen dari total kapasitas pengunjung. Pemda dapat bekerjasama dengan pengelola wisata, optimalkan satuan tugas daerah dan fasilitas kesehatan yang ada, terutama tracing dan screening. “Tingkatkan kapasitas dan fasilitas testing bagi masyarakat yang melakukan perjalanan,” imbuh Wiku.

Meski begitu, masyarakat diminta untuk memprioritaskan menghabiskan waktu liburannya di rumah saja. Tidak perlu keluar rumah tanpa ada kepentingan yang mendesak. Bagi yang bepergian karena hal mendesak sangat disarankan melakukan screening (pemeriksaan) Covid-19 sebelum berangkat dan sepulang bepergian.

“Tetaplah berkumpul bersama keluarga dirumah, serta lakukan kegiatan di lingkungan masing-masing dengan tetap mematuhi protokol kesehatan 3M (memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan),” tegas Wiku.

Saksikan video menarik berikut:


Protokol Kesehatan Wajib Diterapkan di Tempat Wisata

Jika anda butuh jasa pembuatan blog silahkan hubungi www.oblo.co.id

Desa Digital di Tulungagung Bikin Pelayanan Jadi Lebih Cepat


JawaPos.com–Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar meresmikan desa digital di Desa Kendalbulur, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Kamis (29/10). Seremoni peluncuran desa digital ditandai dengan peletakan batu pertama pengembangan taman wisata edukasi Nangkula Park yang sepenuhnya dikelola BUMDes setempat.

Sebelum memberikan paparan mengenai konsep desa digital, Mendes PDTT sempat menguji penggunaan tombol panik (panic button) yang berfungsi sebagai kentongan digital menggantikan peran kentongan konvensional untuk penyebaran informasi kedaruratan kepada masyarakat desa.

”Era digital, kentongan digital ini menyalakan alarm di semua ponsel warga yang mengunduh aplikasi yang sudah disediakan melalui layanan play store di telepon pintar,” kata Mendes PDTT Abdul Halim seperti dilansir dari Antara.

Menurut dia, peluncuran desa digital di Desa Kendalbulur sekaligus menandai pelayanan desa yang berbasis teknologi dan jaringan, yang mudah dan cepat. ”Cepat atau lambat, desa digital akan menjadi sebuah keniscayaan. Dengan digitalisasi desa akan menunjukkan kehadiran pemerintah desa di hadapan warga,” kata Abdul Halim.

Pemanfaatan teknologi dalam pelayanan masyarakat menggantikan sistem lama yang terkesan kuno dan lama. Warga tak perlu menunggu lama untuk mengurus sebuah surat. Cukup melalui aplikasi, surat yang diinginkan akan diurus pihak desa. ”Tidak eranya lagi warga desa harus nongkrong di balai desa untuk mengurus sebuah surat,” kata Abdul Halim.

Mendes menambahkan, kehadiran negara direpresentasikan di seluruh level birokrasi. Mulai dari tingkat desa (pemerintah desa), tingkat kabupaten/kota, provinsi, hingga dari level tertinggi kehadiran negara dalam skala nasional (pusat). Puncak dari kemudahan lewat digitalisasi itu adalah bukti kehadiran negara di tengah warganya. Pemanfaatan teknologi informasi tersebut memudahkan masyarakat mengakses pelayanan publik.

Abdul Halim mengatakan, aplikasi desa digital seperti harus direplikasi ke desa-desa lain. ”Iya pasti akan kita adopsi dan dijadikan patokan untuk desa desa lain, silakan belajar ke Desa Kendalbulur ini,” ujar Abdul Halim.

Tidak hanya memuji pengelolaan desa digital di Kendalbulur, Mendes juga mengapresiasi pemerintah desa yang telah memberdayakan dana desa hingga bisa membangun Taman Wisata Edukasi Nangkula Park yang dalam kurun empat bulan mampu meraup omzet hingga Rp 1,5 miliar.

Taman wisata edukasi tingkat desa itu mampu menyumbang pemasukan sebesar Rp 12 juta. ”Pak Kades, ini prinsipnya uang masuk sebanyak-banyaknya, tapi jangan sampai keluar. Karena itu, digunakan untuk subsidi benih padi, kesehatan, hingga PBB,” ujar Abdul Halim.

Kepala Desa Kendalbulur Anang Mustofa menyebut, saat ini sudah menggunakan aplikasi Simpel Desa dalam pelayanan kepada masyarakat. Dengan aplikasi itu, layanan permohonan pembuatan surat bagi warga Desa Kendalbulur bisa dilayani dengan cepat. Aplikasi itu sudah diujicobakan kepada dua RT di desanya dan berjalan lancar.

”Warga tinggal memilih jenis suratnya, hasilnya dicetak di kertas. Saya tinggal tanda tangan, setiap saat setiap waktu saya bisa tanda tangan apalagi aplikasi ini kan terhubung ke handphone kades, jadi saya bisa tahu,” ujar Anang.

Saksikan video menarik berikut ini:


Desa Digital di Tulungagung Bikin Pelayanan Jadi Lebih Cepat

Jika anda butuh jasa pembuatan blog silahkan hubungi www.oblo.co.id

Sidak Restoran dan Cafe, Wali Kota Bima Arya Temukan Pelanggaran


JawaPos.com–Wali Kota Bogor Bima Arya memimpin inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah restoran dan kafe di Jalan Baranangsiang Indah, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor. Dalam sidak tersebut, wali kota menemukan adanya pelanggaran aturan protokol kesehatan.

Bima Arya yang didampingi Satpol PP dan Tim Elang, mendatangi sejumlah restoran dan kafe, di Jalan Baranangsiang Indah, Kamis (29/10) sore. Wali kota menemukan ada restoran dan kafe yang melanggar aturan protokol kesehatan, yakni kapasitas pengunjung lebih dari 50 persen dan pengunjung tidak menjaga jarak.

Bima Arya langsung mengingatkan pengelola restoran dan kafe untuk menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Tim Elang kemudian mencatat pelanggarannya berdasar aturan dalam Peraturan Wali Kota Bogor Nomor 64 Tahun 2020 tentang Pengenaan Sanksi Administratif terhadap Pelanggaran Tertib Kesehatan dalam Pelaksanaan PSBB atau AKB dalam Penanggulangan Covid-19.

Bima Arya saat mengingatkan pengelola restoran dan kafe mengatakan, agar pengelola setiap restoran dan kafe menerapkan aturan protokol kesehatan secara benar. ”Tidak boleh berkerumun terlalu dekat. Saya ingatkan kepada pengelola restoran untuk diperhatikan. Restoran silakan buka sampai malam, tapi menerapkan protokol kesehatan secara benar,” kata Bima Arya seperti dilansir dari Antara.

Menurut Bima, pengunjung restoran harus menjaga jarak fisik dan kalau ngobrol tetap memakai masker. ”Pengunjung yang makan di restoran, paling malam sampai pukul 21.00 WIB,” terang Bima Arya.

Bima menegaskan, kalau pengelola restoran, kafe, dan usaha lain, tidak mau tegas menerapkan protokol kesehatan, Pemerintah Kota Bogor yang akan menindak tegas pengelola yang melakukan pelanggaran. ”Saya minta tolong diperhatikan, jaga jarak, jangan terlalu dekat,” ucap Bima Arya.

Bima juga mengingatkan, pemkot akan kembali lagi untuk mengecek protokol kesehatan bagi semua pelaku usaha. ”Jika masih ada yang melanggar aturan protokol kesehatan, akan langsung diberikan sanksi denda administrasi hingga penutupan. Besok kami akan cek lagi,” tutur Bima Arya.

Saksikan video menarik berikut ini:


Sidak Restoran dan Cafe, Wali Kota Bima Arya Temukan Pelanggaran

Jika anda butuh jasa pembuatan blog silahkan hubungi www.oblo.co.id

Hasil Rapid Test Masal di Puncak, 50 Wisatawan Reaktif


JawaPos.com–Sebanyak 50 wisatawan di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, dinyatakan reaktif dari hasil tes cepat Covid-19 atau rapid test secara masal di tiga titik kawasan Puncak. Rapid test tersebut diselenggarakan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor.

”Dari 1.000 rapid test, ada 50 wisatawan luar Bogor yang dinyatakan reaktif. Yakni, 24 orang dari hasil pemeriksaan di Telaga Warna, 13 orang dari hasil pemeriksaan di Gadog, dan 13 orang dari kantor Kecamatan Megamendung,” Kata Kepala Dinkes Kabupaten Bogor Mike Kaltarina seperti dilansir dari Antara.

Menurut dia, sebanyak 50 wisatawan yang dinyatakan reaktif itu langsung menjalani tes usap atau swab test dan tidak diperkenankan melanjutkan perjalanan. ”Nanti untuk hasil swabnya kami akan kabarkan kemudian hari. Tapi pendataan sudah kita lakukan by name dan by address,” terang Mike.

Dia mengatakan, jika dari hasil tes usap para wisatawan yang reaktif itu hasilnya positif Covid-19, Dinkes Kabupaten Bogor segera berkoordinasi dengan Dinkes di daerah masing-masing tempat tinggal wisatawan dari luar Bogor.

”Kami akan langsung berkoordinasi dengan pemerintah daerah di mana wisatawan ini tinggal, untuk kemudian ditindaklanjuti oleh pemerintah di sana,” tutur Mike.

Khusus wisatawan asal Kabupaten Bogor, jika hasilnya positif Covid-19, pihaknya segera melakukan penelusuran atau tracing terhadap orang-orang kontak erat dengan yang bersangkutan.

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor melakukan tes cepat Covid-19 atau rapid test kepada 1.000 wisatawan di Jalur Puncak, Kabupaten Bogor. Pelaksanaan rapid test masal dibagi menjadi tiga lokasi, yaitu Simpang Gadog, Megamendung, dan Telaga Warna Cisarua, dengan mengerahkan 40 petugas kesehatan.

Saksikan video menarik berikut ini:


Hasil Rapid Test Masal di Puncak, 50 Wisatawan Reaktif

Jika anda butuh jasa pembuatan blog silahkan hubungi www.oblo.co.id

Dinas Koperasi dan UKM Pamekasan Usut Penyimpangan Bantuan Presiden


JawaPos.com–Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Pamekasan, Jawa Timur, mengusut kasus penyimpangan Bantuan Presiden (Banpres) untuk program pemulihan ekonomi bagi pelaku usaha mikro, kecil, menengah (UMKM) terdampak Covid-19. Penyimpangan itu diduga dilakukan oknum pendamping PKH (program keluarga harapan) setempat.

”Bentuk penyimpangan yang dilakukan dengan meminta uang Rp 600 ribu kepada pelaku usaha yang menerima bantuan,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Diskop dan UKM) Pemkab Pamekasan Abdul Fata seperti dilansir dari Antara di Pamekasan.

Oknum pendamping PKH di Desa Bukek, Kecamatan Tlanakan, Pamekasan, itu berdalih meminta kompensasi sebesar Rp 600 ribu kepada penerima bantuan, karena dia yang mengusulkan. Permintaan uang kepada penerima pelaku usaha mikro penerima bantuan di Desa Bukek, Kecamatan Tlanakan oleh oknum pendamping PKH itu direkam salah seorang warga dan selanjutnya disebarkan ke media sosial.

Dalam rekaman video yang kini beredar luas di kalangan masyarakat Pamekasan tersebut, diketahui saat menjelaskan tentang kebijakan pemotongan itu, oknum ini mengaku sebagai bentuk sumbangan dan tidak mengikat. Pelaku terlihat didampingi beberapa orang, dan memegang data nama-nama warga yang diduga diusulkan oleh oknum pendamping PKH Kecamatan Tlanakan itu. ”Kalau pun tidak mau memberikan sumbangan, ya tidak apa. Tapi, apakah bapak akan mendapatkan bantuan jika tidak diusulkan,” kata oknum itu.

Plt Kepala Diskop dan UKM Pamekasan Abdul Fata membenarkan rekaman permintaan dana dari bantuan tambahan modal usaha yang berasal dari Desa Bukek, Kecamatan Tlanakan, Pamekasan. ”Video itu memang betul dan saat ini sudah beredar luas di Pamekasan,” kata Fata.

Saat ini, kasus pemotongan Banpres berupa tambahan modal usaha kepada para pelaku UMKM yang terdampak Covid-19 tersebut, sudah ditangani tim Reskrim Polres Pamekasan. Beberapa pihak telah dimintai keterangan oleh petugas terkait kasus itu.

Menurut Abdul Fata, kasus permintaan uang itu, hanya terjadi di Kecamatan Tlanakan dan belum pernah terjadi di kecamatan lain. ”Kami berharap kasus ini yang pertama sekaligus yang terakhir,” ujar Fata.

Nilai Banpres berupa tambahan modal usaha untuk pemulihan ekonomi bagi pelaku UMKM itu Rp 2,4 juta. Bantuan ditransfer langsung ke rekening masing-masing penerima. Namun, setelah bantuan cair, para penerima diminta memberikan sumbangan kepada pendamping PKH, dengan dalih, karena pendamping PKH tersebut yang membantu mengusulkan, hingga para pelaku UMKM tersebut menerima bantuan.

Jumlah pelaku UMKM di Desa Bukek, Kecamatan Tlanakan, Pamekasan, yang diajukan menerima Banpres melalui Kementerian Koperasi itu, sebanyak 130 orang. Sebanyak 103 dinyatakan lolos, sedangkan 27 pelaku UMKM lainnya tidak. Berdasar hasil penyelidikan Polres Pamekasan, dari 103 penerima bantuan tersebut, 100 di antaranya telah menyerahkan uang kepada oknum pendamping PKH tersebut, sedangkan 3 lainnya menolak.

Saksikan video menarik berikut ini:


Dinas Koperasi dan UKM Pamekasan Usut Penyimpangan Bantuan Presiden

Jika anda butuh jasa pembuatan blog silahkan hubungi www.oblo.co.id

Pasien Sembuh Tambah 10, Pasien Positif Covid-19 Nol di Magetan


JawaPos.com–Pemerintah Kabupaten Magetan, Jawa Timur, mencatat  pada Kamis (29/10) pasien sembuh dari Covid-19 berjumlah 440 orang atau bertambah sebanyak 10 orang dari sebelumnya.

”Kamis (29/10), kabar baik kita sampaikan. Yaitu 10 warga Magetan dinyatakan sembuh dari Covid-19 dan nihil konfirmasi positif. Hal ini harus kita syukuri,” ujar Kepala Diskominfo Kabupaten Magetan Saif Muchlissun seperti dilansir dari Antara di Magetan, Kamis (29/10) malam.

Berdasar data yang dikeluarkan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Pemerintah Kabupaten Magetan, tambahan 10 pasien sembuh tersebut berasal dari sejumlah kecamatan di Magetan, yakni Kecamatan Plaosan, Magetan, dan Ngariboyo.

”Sesuai data dari 10 kasus sembuh tersebut, delapan warga di antaranya berasal dari Kecamatan Plaosan, satu dari Magetan, dan satu dari Ngariboyo,” terang Saif Muchlissun.

Delapan pasien asal Plaosan yang dinyatakan sembuh adalah, lanjut dia, pasien ke-470, 415, 439, 473, 469, 468, 472, dan pasien 437. Sedangkan pasien sembuh lainnya adalah pasien ke-433 asal Kecamatan Ngriboyo dan psien ke-428 warga Kecamatan Magetan.

Muchlis menambahkan, meski kasus sembuh di Magetan cukup tinggi dan telah berstatus zona kuning (risiko rendah), Pemkab Magetan tetap meminta warga disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19.

”Kami tidak akan bosan untuk terus mengajak warga Magetan tetap waspada. Mari kita bersama-sama saling menjaga dan mengingatkan bahwa penerapan protokol kesehatan sangatlah penting untuk terus dilaksanakan,” kata dia.

Hingga Kamis (29/10), terdapat 506 warga Magetan terkonfirmasi Covid-19. Dari jumlah tersebut, sebanyak 440 orang sembuh, 26 orang meninggal, dan 40 orang dalam perawatan serta isolasi.

Saksikan video menarik berikut ini:


Pasien Sembuh Tambah 10, Pasien Positif Covid-19 Nol di Magetan

Jika anda butuh jasa pembuatan blog silahkan hubungi www.oblo.co.id

Seleksi CPNS 2019 Diumumkan Besok, Yang Lolos Wajib Lengkapi Dokumen


JawaPos.com – Rekonsiliasi integrasi hasil seleksi kompetensi dasar (SKD) dan seleksi kompetensi bidang (SKB) seleksi CPNS 2019 telah rampung. Hasil telah diserahkan Badan Kepegawaian Negara (BKN) pada seluruh instansi kemarin (28/10). Selanjutnya, akan diumumkan serentak oleh masing-masing instansi besok (30/10).

Plt Kepala Biro Hubungan Masyarakat, Hukum, dan Kerja Sama BKN Paryono menuturkan, peserta yang dinyatakan lulus seleksi akan diarahkan melakukan pemberkasan secara digital melalui akun masing-masing peserta di https://sscn.bk.go.id.

Setidaknya, ada sembilan jenis dokumen yang wajib dilengkapi peserta berdasar Peraturan BKN Nomor 14 Tahun 2018 tentang Petunjuk Teknis Pengadaan PNS. Yakni, pasfoto terbaru berpakaian formal dengan latar belakang berwarna merah, ijazah asli untuk lulusan dalam negeri /ijazah penyetaraan dikti untuk lulusan luar negeri, transkrip asli, surat pernyataan 5 poin yang mengacu pada Peraturan BKN 14/2018, surat keterangan catatan kepolisian (SKCK) yang masih berlaku saat pemberkasan.

Kemudian, surat keterangan sehat jasmani dan rohani dari dokter yang berstatus PNS atau dokter yang bekerja pada unit pelayanan kesehatan, surat keterangan tidak mengonsumsi/menggunakan narkoba dan zat-zat adiktif lainnya dari unit pelayanan kesehatan pemerintah, bukti pengalaman kerja yang telah dilegalisasi pejabat yang berwenang (apabila memiliki masa kerja), serta DRH yang sudah ditandatangani.

”Kelengkapan dokumen pemberkasan ini akan digunakan sebagai dasar pengusulan nomor induk pegawai (NIP),” tutur Paryono kemarin (28/10).

Saksikan video menarik berikut ini:


Seleksi CPNS 2019 Diumumkan Besok, Yang Lolos Wajib Lengkapi Dokumen

Diberdayakan oleh Blogger.