Jika anda butuh jasa pembuatan blog silahkan hubungi www.oblo.co.id

Pergantian Tahun di Nol Kilometer Jogjakarta tanpa Pesta Kembang Api


JawaPos.com–Momentum pergantian tahun di Titik Nol Kilometer, Kota Jogjakarta, Jumat (1/1) dini hari, berlangsung tanpa pesta kembang api seperti tahun-tahun sebelumnya. Meski demikian, masyarakat tetap datang dan berkerumun di trotoar sisi kanan dan kiri simpang empat pusat Kota Gudeg itu mendekati pukul 00.00 WIB.

Satu jam sebelumnya, potensi kerumunan masih bisa dicegah petugas. Namun, mendekati pergantian tahun, jumlah warga yang berkumpul di trotoar kawasan tersebut semakin menumpuk tanpa menghiraukan imbauan membubarkan diri. Kerumunan berangsur terurai pada pukul 00.30 WIB setelah petugas gabungan TNI/Polri dan Satpol PP membubarkan secara paksa dan meminta mereka kembali ke rumah masing-masing.

Wakil Wali Kota Jogjakarta Heroe Poerwadi menduga munculnya kerumunan orang saat momentum pergantian tahun itu karena mereka kebingungan dan mengira ada pesta kembang api. ”Mereka kebingungan mau nonton apa kan tidak ada apa-apa kemudian mereka kembali,” kata Heroe seperti dilansir dari Antara di kawasan itu.

Dia mengklaim jumlah orang yang memadati kawasan pusat Kota Jogjakarta itu tak lebih banyak jika dibandingkan hari-hari biasa. Apalagi pemkot telah memasang pagar barikade di setiap sudut dengan harapan mempersulit orang berkerumun di kawasan itu.

”Saya melihat malah tidak ada kerumunan. Dibanding hari-hari biasa malah lebih banyak hari biasa sebenarnya,” kata Heroe yang juga Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Kota Jogjakarta itu.

Seorang wisatawan asal Bandung, Jawa Barat, Ethan, 26, mengaku telah mengetahui imbauan larangan perayaan pesta kembang api pada masa pandemi Covid-19 di Jogjakarta. ”Ya datang cuma mau lihat sih katanya di sini (Nol Kilometer) kan suka ramai. Iseng juga siapa tahu ada kembang api,” tutur Ethan.

Sementara itu, pengunjung lain asal Pekalongan, Jawa Tengah, Feni, 25, mengatakan, ingin menikmati suasana pergantian tahun di Jogjakarta dengan menerapkan protokol kesehatan. Meski pada masa pandemi, dia mengaku tidak khawatir dengan potensi penularan Covid-19.

”Kalau kita takut terus, kita tidak akan bisa maju. Yang penting kami sudah memenuhi protokol kesehatan, memakai masker dan siapkan hand sanitizer,” kata Feni.

Setelah berangsur lengang pada pukul 01.00 WIB, petugas kemudian mensterilisasi kawasan itu dengan menyemprotkan cairan disinfektan.

Saksikan video menarik berikut ini:


Pergantian Tahun di Nol Kilometer Jogjakarta tanpa Pesta Kembang Api

Jika anda butuh jasa pembuatan blog silahkan hubungi www.oblo.co.id

Petugas Bubarkan Konvoi Malam Tahun Baru di Kota Medan


JawaPos.com–Petugas gabungan membubarkan sekelompok warga yang melakukan konvoi di Kota Medan, Sumatera Utara, pada malam pergantian tahun baru 2021.

Berdasar pantauan di lokasi, Kamis (31/12) malam, warga mulai mengerumuni jalanan seputaran Lapangan Merdeka Medan tepatnya di Jalan Balai Kota sekitar pukul 23.58 WIB atau beberapa menit jelang beberapa menit pergantian tahun. Mengetahui itu, petugas patroli maupun petugas yang bersiaga di sekitar lokasi tersebut langsung membubarkan massa konvoi.

”Mohon semuanya agar kembali ke rumah masing-masing, tidak ada perayaan malam tahun baru di seputaran Lapangan Merdeka,” kata petugas dari mobil patroli saat membubarkan massa konvoi.

Tak hanya itu, warga juga sempat menyalakan kembang api sambil melakukan konvoi dengan mengendarai motor. Sekitar kurang lebih 15 menit, petugas gabungan berhasil membubarkan massa konvoi itu.

Sementara itu, tim gabungan berpatroli secara besar-besaran pada malam pergantian tahun baru 2021 di Kota Medan. Hal itu dilakukan guna mencegah aksi kejahatan maupun kerumunan massa yang berpotensi terjadi penularan Covid-19.

Patroli dimulai dari Lapangan Merdeka Medan yang dilepas langsung Kepala Polda Sumatera Utara Inspektur Jenderal Polisi Martuani Sormin, Panglima Kodam I/Bukit Barisan Mayor Jenderal TNI Hasanuddin, dan Ketua DPRD Sumatera Utara Baskami Ginting.

Kapolda menyebutkan bahwa patroli juga dilakukan di seluruh daerah di Sumatera Utara untuk memastikan masyarakat tidak menggelar perayaan malam tahun baru dan tetap mematuhi protokol kesehatan.

”Kami ingin mengecek apakah masyarakat kita di Sumatra Utara ini mematuhi protokol kesehatan,” ujar Martuani Sormin.

Dalam pengamanan tahun baru, kata dia, Polda Sumatera Utara mengerahkan 12.000 personel yang dibantu personel TNI, Satpol PP, dan instansi terkait lainnya.

”Adapun dari TNI, kami dibantu kurang lebih 4.000 personel, dari Satpol PP, pemerintah kota dan pemerintah provinsi itu ada 2.000 personel,” terang Martuani Sormin.

Saksikan video menarik berikut ini:


Petugas Bubarkan Konvoi Malam Tahun Baru di Kota Medan

Jika anda butuh jasa pembuatan blog silahkan hubungi www.oblo.co.id

Malam Pergantian Tahun di Kota Makassar Sepi


JawaPos.com–Malam pergantian tahun 2020 ke 2021 di Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan, jauh lebih sepi dibandingkan tahun sebelumnya. Aktivitas keramaian dibatasi, bahkan dibubarkan, mengingat kondisi pandemi Covid-19 masih mengancam.

Dari pantauan Kamis (31/12) malam, di Jalan Pengibur, Pantai Losari, yang merupakan ikon kota, yang biasanya dibanjiri puluhan ribu orang berdesak-desakan, kini hanya terlihat petugas dan aparat. Sepanjang jalan itu, sunyi dan sepi. Pesta kembang api yang menyedot perhatian pengunjung sebagai tontonan detik-detik pergantian tahun, malam itu ditiadakan karena dilarang pemerintah setempat.

Selain itu, sejumlah jalan protokol ditutup sejak pukul 15.00 wita. Pemerintah Kota Makassar juga menutup seluruh tempat keramaian yang sering dipadati pengunjung saat malam tahun baru.

Pejabat Wali Kota Makassar Rudi Djamaluddin menyatakan, kerumunan nyaris tidak ada. Hanya saja masih banyak warga berkeliaran, tapi tidak berkerumun. Sejauh ini, kondisi keamanan dan ketertiban dalam suasana kondusif.

”Situasi masih terkendali. Tidak ada kerumunan apalagi aktivitas warga yang berlebihan. Kondusif,” kata Rudi Djamaluddin  seperti dilansir dari Antara.

Sebelumnya, Rudy telah mengeluarkan surat edaran terkait pembatasan operasional Tempat Hiburan Malam (THM) rumah makan, restoran, kafe, warung kopi, dan sejenisnya dibatasi hingga pukul 19.00 wita berlaku hingga 3 Januari. Kendati demikian, sejumlah pengusaha mengeluhkan kebijakan itu.

Penutupan sejumlah tempat keramaian dan rekreasi juga masuk dalam surat edaran tersebut. Begitupun hotel-hotel tidak diperbolehkan menggelar acara tahun baru, guna menekan laju penambahan pasien Covid-19.

Kapolrestabes Makassar Kombespol Witnu Urip Laksana menegaskan, secara tegas dan persuasif menindak pelanggar protokol kesehatan termasuk pembuat onar mengganggu ketertiban umum saat malam pergantian tahun. Pasukan gabungan yang diturunkan selama operasi Lilin Lipu total sebanyak 2.146 orang personel dari jajaran Polrestabes Makasar, BKO Polda Sulsel, TNI, dan Satpol PP Pemkot Makassar.

Selain itu, tim gabungan turun melakukan patroli di seluruh tempat hingga ke permukiman warga mencegah terjadinya kerumunan dan gangguan kamtibmas. Selain itu, personel juga memberikan edukasi kepada masyarakat akan pentingnya protokol kesehatan.

”Sasaran kita orang berkegiatan atau kerumunan serta benda dicurigai termasuk lokasi rawan terhadap pelanggaran protokol kesehatan. Kita lakukan pembatasan di tempat yang biasa dilaksanakan orang pergantian tahun, seperti tempat wisata, rumah makan, kafe, THM. Kita jalankan pembatasan jam operasional,” papar Witnu Urip Laksana.

Dia menambahkan, tim gabungan akan menindak tegas apabila ada acara menimbulkan kerumunan orang dengan membuatkan secara paksa. Begitupun tindakan kejahatan, balapan liar dan perang kelompok akan ditindak tegas sesuai aturan.

Dari pantauan lapangan, saat tim melakukan patroli, sejumlah warga diamankan karena tidak mengindahkan teguran aparat larangan menyalakan kembang api dan menjual miras di Kecamatan Ujung Tanah. Begitupun perang kelompok yang terjadi di Jalan Kandea, dibubarkan polisi .

Saksikan video menarik berikut ini:


Malam Pergantian Tahun di Kota Makassar Sepi

Jika anda butuh jasa pembuatan blog silahkan hubungi www.oblo.co.id

Gubernur Jabar Jamin Pengamanan Vaksin yang Sudah Sampai Biofarma


JawaPos.com–Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memastikan pihaknya bersama unsur TNI dan Polri menjamin pengamanan paket vaksin Sinovac yang sudah sampai gudang Biofarma di Kota Bandung, Jawa Barat.

Dia mengatakan, paket vaksin itu datang ke Biofarma, pada Kamis (31/12) pukul 18.00 WIB. Sebanyak 1,2 juta dosis vaksin Sinovac asal Tiongkok itu memang sudah dikawal sejak dikirim dari Bandara Soekarno-Hatta Tangerang, Banten, ke Bandung.

”Pak Kapolda melaporkan jam 18.00 WIB paket vaksin sudah sampai ke gudang Biofarma, dikawal kepolisian dan TNI,” kata Ridwan Kamil seperti dilansir dari Antara di Bandung.

Sebagai bahan yang berguna untuk menangani Covid-19, kata dia, pemerintah tidak main-main dalam mengamankan vaksin tersebut. Biofarma saat ini menjadi salah satu unsur instrumen vital dalam memerangi Covid-19. Pengamanan pun dipastikan dilakukan secara ketat.

”Jadi tidak hanya satpam Biofarma, tapi di sana juga ada polisi dan TNI untuk memastikan barang itu tidak ada gangguan dalam proses perjalanan maupun penyimpanan di gudang. Itu jaminan dari kita,” tutur Ridwan Kamil.

Sebelumnya, tim gabungan TNI-Polri berjumlah 1.168 personel dikerahkan untuk mengawal perjalanan vaksin Covid-19 dari Bandara Soekarno-Hatta Tangerang, Banten menuju kantor pusat PT Bio Farma di Bandung, Jawa Barat, menyusul kedatangan vaksin Sinovac tahap II di Bandara Soekarno Hatta, Kamis (31/12) sore.

Sebanyak 1,8 juta dosis vaksin Covid-19 buatan perusahaan farmasi asal Tiongkok, Sinovac itu disimpan dalam 11 kotak berpendingin khusus. Kotak berisi vaksin tersebut kemudian diangkut menggunakan empat truk kontainer.

Saksikan video menarik berikut ini:


Gubernur Jabar Jamin Pengamanan Vaksin yang Sudah Sampai Biofarma

Jika anda butuh jasa pembuatan blog silahkan hubungi www.oblo.co.id

Gubernur Ganjar Semangati Nakes dan Penggali Kubur Khusus Covid-19


JawaPos.com–Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyemangati tenaga kesehatan yang menangani pasien terinfeksi virus korona dan penggali kubur tempat pemakaman umum Jatisari yang menjadi lokasi pemakaman khusus jenazah Covid-19 di Kecamatan Mijen, Kota Semarang, Kamis (31/12) malam.

Ganjar yang mengendarai motor berkeliling untuk memberi semangat langsung tidak hanya kepada nakes dan penggali kubur, tapi juga pasien Covid-19 yang sedang menjalani perawatan di RSUD Tugurejo dan kantor Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Jateng, penjaga palang perlintasan kereta api, petugas Pos Nataru, serta mengunjungi Mapolsek Gajahmungkur, dan Koramil 10 Gajahmungkur Semarang.

Saat didatangi orang nomor satu di Jateng, Tarno, 53, dan rekan-rekannya yang terlihat usai memakamkan jenazah Covid-19 terkejut.

”Tidak menyangka akan dikunjungi Bapak Gubernur. Apalagi ini bawa oleh-oleh dan kami dikasih vitamin berupa uang. Senang sekali rasanya. Ya meskipun saya tidak bisa merayakan malam tahun baru bersama keluarga, tapi saya ikhlas karena tanggung jawab,” kata Tarno.

Pria parobaya yang sejak 2 April bertugas menggali makam bagi jenazah Covid-19 menceritakan kepada Ganjar suka duka yang dialaminya. Seperti harus memakamkan jenazah larut malam, hingga cerita-cerita mistis yang dialami.

”Sudah ada 372 jenazah yang saya makamkan di sini. Jadi kepada masyarakat, saya sampaikan kalau virus Covid-19 ini benar-benar ada. Saya minta masyarakat membantu dengan memakai masker, jaga jarak dan tidak berkerumun serta rajin cuci tangan,” ujar Tarno.

Dokter Irma yang bertugas di tempat isolasi BPSDMD Jateng mengaku senang atas perhatian dan dukungan yang diberikan Gubernur Ganjar.

”Senang sekali rasanya. Ini bentuk perhatian Pak Ganjar pada kami tenaga kesehatan, meski tidak bisa merayakan malam tahun baru bersama keluarga, tapi kami tetap bahagia. Kami harap virus segera selesai dan masyarakat kami minta membantu dengan mematuhi protokol kesehatan,” tutur Irma.

Gubernur Ganjar mengaku sengaja menengok petugas-petugas yang tetap siaga di tengah hiruk pikuk malam pergantian tahun. Sekaligus memberikan semangat dan ucapan terima kasih.

”Mereka-mereka ini yang sampai malam masih berjaga terus menerus. Mereka harus stand by karena harus menjaga rumah sakit, menjaga keamanan dari TNI/Polri, tenaga kesehatan di tempat isolasi sampai penjaga kuburan, dan palang pintu kereta api yang mesti bertugas,” ujar Ganjar.

Menurut dia, mereka perlu ditengok karena di tengah keramaian tetap bertugas pada malam pergantian tahun baru saat pandemi Covid-19.

Ganjar berharap masyarakat mau mendukung pemerintah dengan mengurangi kerumunan dan menjaga protokol kesehatan. Sebab, dengan cara itu virus korona akan bisa segera teratasi.

”Mari kita ikuti aturan pemerintah dengan tidak berkerumun dan tetap disiplin menjaga protokol kesehatan. Mari kita berdoa, mudah-mudahan tahun depan vaksin ada, semua sadar prokes agar kehidupan bisa kembali pulih seperti semula. Mari kita semua mendukung, dengan dukungan itu, semua akan kembali membaik,” ucap Ganjar.

Saksikan video menarik berikut ini:


Gubernur Ganjar Semangati Nakes dan Penggali Kubur Khusus Covid-19

Jika anda butuh jasa pembuatan blog silahkan hubungi www.oblo.co.id

Penggemar Mie Instan? Simak Sejarah dan Fakta Unik Indomie


JawaPos.com – Jika berbicara mengenai makanan yang lezat dengan proses pengolahan yang mudah, tentu yang terlintas di benak Anda adalah mie instan, bukan? Sesuai dengan namanya, cara memasak mie instan begitu praktis, mudah, dan cepat. Tidak dibutuhkan keahlian apapun untuk bisa memasak makanan yang satu ini. Saking populernya mie Instan di Indonesia, Anda bisa dengan mudah menemukan berbagai macam merk mie instan. Salah satunya yang paling populer adalah Indomie. Rasanya tidak lengkap jika di dapur Anda tidak dilengkapi dengan stok Indomie di dalamnya.

Sebagai penggemar dari Indomie, tahukah Anda jika Indomie pertama kali diproduksi pada tahun 1972 lalu? Varian Indomie yang pertama kali ada juga bukanlah mie goreng yang saat ini populer. Kaldu ayam menjadi varian Indomie yang pertama diproduksi saat itu. Djajadi Djaja merupakan sosok dibalik terciptanya Indomie. Melihat kelangkaan beras yang semakin melanda Indonesia saat itu, Soedono Salim yang merupakan pemilik perusahaan Sarimi tertarik untuk bekerja sama dengan Djajadi Djaja. Selanjutnya sejak tahun 1990, Sarimi dan Indomie berada di bahan perusahaan yang sama, yakni PT Indofood CBP Sukses Makmur.

Kepopuleran Indomie kian meningkat, sejak dirinya menghadirkan varian yang baru, yaitu Indomie Mie Goreng. Cita rasa yang dimiliki benar-benar sesuai dengan selera lidah masyarakat. Mengingat harganya yang begitu murah serta penyimpanan yang mudah, Indomie kian populer di Indonesia. Bahkan, tidak hanya populer di Indonesia, Indomie kini telah menjadi merk mie instan yang mendunia. Banyak orang di berbagai negara yang juga jatuh hati dengan cita rasa Indomie. Untuk lebih mengenal merk mie instan favorit Anda ini, yuk simak fakta unik Indomie berikut.

Menjadi Makanan Pokok Negara Lain
Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, Indomie tidak hanya populer di Indonesia namun juga di berbagai negara lainnya. Percaya tidak percaya, ada negara yang menjadikan Indomie sebagai alternatif makanan pokoknya, lho. Negara tersebut adalah Nigeria. Kelezatan cita rasa yang ditawarkan Indomie membuat negara ini menjadikannya sebagai makan pokok setelah nasi.

Kepopuleran Indomie di Nigeria juga disebabkan karena jatah beras yang kian meningkat drastis. Bahkan, beberapa penduduk Nigeria menganggap makanan instan satu ini merupakan paket lengkap. Sekalipun tak dihidangkan dengan lauk apapun, rasanya akan tetap lezat. Saat berkunjung ke negara satu ini, jangan heran jika Anda akan melihat banyak toko yang menjual Indomie.

Pernah Diklaim Negara Lain
Kepopuleran Indomie membuatnya pernah diklaim oleh negara lain. Siapa sangka, Jepang menjadi salah satu negara yang pernah mengklaim kepemilikan Indomie. Hal ini dikarenakan distributor yang ada di Jepang pernah lupa untuk mencantumkan label dari Indonesia. Sehingga masyarakat setempat merasa bahwa Indomie merupakan produk lokal dari negaranya. Namun, hal ini tentu tidak berlangsung lama. Lambat laun masyarakat mulai mengerti jika Indomie merupakan produk asli dari Indonesia. Selain Jepang, Nigeria juga pernah melakukan hal yang sama dan seakan-akan mengklaim kepemilikan Indomie.

Pabrik Indomie Ada di Banyak Negara
Kepopuleran Indomie membuat merk mie instan yang satu ini memiliki pabrik di berbagai negara. Beberapa diantaranya seperti Mesir, Malaysia, Nigeria, Saudi Arabia, hingga Suriah. Di sisi lain, jumlah negara yang telah mengekspor Indomie juga sudah mencapai lebih dari 100 negara, lho. Wah, kalau begini Anda tidak perlu repot-repot membawa mie instan di dalam koper saat berlibur ke luar negeri. Apalagi ke negara yang telah memiliki pabrik Indomie sendiri.

Sudah Memiliki Banyak Penghargaan
Sebagai mie instan yang sangat populer, tidak mengherankan jika Indomie telah mengantongi banyak penghargaan. Bahkan, sejak 2001 hingga saat ini Indomie telah memiliki lebih dari 15 penghargaan, lho. Salah satu penghargaan yang terbilang bergengsi adalah pernah disebut sebagai mie ramen terbaik di Amerika oleh L.A. Times. Meski nyatanya Indomie bukanlah mie ramen, namun tetap saja penghargaan ini menunjukkan betapa lezatnya cita rasa Indomie sehingga mampu mengalahkan pilihan merk mie populer lainnya.

Tidak hanya itu saja, pada tahun 2018 Indomie bahkan disebut-sebut telah menguasai 95% pasar mie instan di Arab Saudi, lho. Penghargaan seperti Best Brand Award dan Gold Champion on Pouch Noodles juga dengan mudah pernah dimenangkan oleh Indomie. Terlepas dari beberapa penghargaan yang telah disebutkan tersebut, masih banyak penghargaan bergengsi lainnya yang pernah diraih merk mie instan satu ini.

Bisa Dikreasikan dengan Banyak Makanan
Anda salah jika beranggapan Indomie hanya lezat jika disuguhkan begitu saja dengan sebutir telur. Pasalnya, makanan instan yang satu ini juga bisa dengan mudah dikreasikan menjadi banyak makanan. Salah satunya yang paling populer adalah pizza mie. Proses pembuatannya juga sangat mudah. Anda hanya perlu memasak mie instan hingga matang, kemudian menggorengnya kembali setelah dicampur dengan kocokan telur. Masak makanan ini dalam sebuah teflon untuk membuatnya memiliki bentuk melingkar layaknya sebuah pizza.

Tak hanya disukai oleh orang dewasa, olahan pizza mie ini juga banyak disukai oleh anak-anak. Menjadikannya cemilan di sore hari tentu akan sangat lezat. Selain pizza mie, Indomie juga sempat populer dengan kreasi donat Indomie. Sesuai dengan namanya, Indomie yang telah dimasak selanjutnya dibentuk menyerupai donat dengan adanya lubang di bagian tengah. Kreasi ini sempat begitu booming di Indonesia dan banyak orang yang mencoba untuk membuatnya.

Banyak Varian Rasa
Meski sudah memiliki banyak penggemar di berbagai negara, hal itu tak membuat Indomie berhenti menghadirkan inovasi baru. Sebaliknya, Indomie akan terus melakukan inovasi baru dan mengenalkan berbagai varian mie instan yang baru. Bahkan, hingga saat ini Anda bisa menemukan lebih dari 50 varian Indomie, lho. Di mana mayoritas varian yang dihadirkan disesuaikan dengan cita rasa masakan nusantara. Inovasi yang dilakukan juga tidak hanya berlaku pada Indomie Goreng saja namun juga pada Indomie Kuah. Di antara banyaknya varian rasa Indomie, berikut beberapa yang enak dan wajib Anda coba.

Indomie Goreng
Berbicara mengenai varian Indomie yang enak dan populer, rasanya tidak lengkap jika tak menyebut rasa original yang satu ini. Selain lezat, bisa dibilang jika varian ini menjadi yang paling populer dan laris di pasaran. Untuk bisa menemukannya juga terbilang sangat mudah dibandingkan dengan varian lainnya. Di sisi lain, Indomie Goreng ini juga menjadi varian yang bisa dengan mudah dikreasikan. Merubahnya menjadi mie kuah pun bisa Anda lakukan, lho.

Indomie Seblak Hot Jeletot
Bagi Anda penikmat makanan pedas, khususnya seblak. Pastikan Anda sudah pernah mencoba Indomie Seblak Hot Jeletot ini. Saat menikmatinya, Anda akan langsung bisa mencium aroma kencur yang begitu khas seperti sebuah seblak original. Untuk membuatnya semakin spesial, Indomie juga telah menambahkan kerupuk khas seblak di dalam kemasannya. Saat kuah masih panas, segera masukkan kerupuk tersebut dan seblak Indomie siap memanjakan lidah Anda.

Indomie Goreng Ayam Geprek
Selain Seblak Hot Jeletot, masih ada menu Indomie pedas lainnya yang wajib Anda coba, yaitu Indomie Goreng Ayam Geprek. Kepopuleran ayam geprek di pasaran membuat Indomie memutuskan untuk menghadirkan varian rasa yang satu ini. Bahkan, Indomie memasukkan dalam varian Hype Abis bersama varian kekinian lainnya. Banyaknya orang yang menyukai varian ini menunjukkan jika cita rasa ayam gepreknya benar-benar pas dan sesuai.

Indomie Goreng Rendang
Sebagai masakan nusantara yang telah mendunia, rasanya tidak lengkap jika Indomie tidak menghadirkan varian yang satu ini. Percaya tidak percaya, aroma rendang yang ditawarkan benar-benar menyerupai aslinya, lho. Cita rasa Rempah-rempah dan kepedasannya membuat Anda seakan sedang menikmati sebuah rendang asli! Sebagai penggemar makanan khas Sumatera Barat, pastikan Anda pernah mencoba varian Indomie yang satu ini.

Indomie Rasa Soto Mie
Ingin menikmati soto dengan versi yang berbeda? Pastikan Anda pernah mencoba Indomie rasa soto mie yang satu ini. Cita rasa yang ditawarkan varian ini benar-benar lezat dan terasa begitu khas. Jika bosan menikmati Indomie Soto Mie dengan rasa original, jangan khawatir. Indomie masih menghadirkan serangkaian kuliner soto khas dari berbagai daerah, lho. Diantaranya seperti Indomie Soto Lamongan, Indomie Soto Padang, dan masih banyak lagi.

Indomie Rasa Kari Ayam
Selain soto, varian Indomie kuah lainnya yang begitu lezat adalah Indomie rasa kari ayam. Kuah karinya yang khas dan lezat membuat varian ini disukai oleh banyak orang. Terlebih, Indomie tak lupa untuk menambahkan bawang goreng yang akan membuatnya semakin nikmat saja. Untuk membuatnya lebih lezat, Anda juga bisa menambahkan aneka sayuran, cabai dan telur ke dalamnya. Menikmati Indomie Kari Ayam saat cuaca sedang dingin atau hujan akan membuat tubuh Anda merasa hangat.

Indomie Goreng Rasa Dendeng Balado
Ada lagi masakan khas Padang yang berhasil disulap dalam kemasan mie instan, yakni rasa dendeng balado. Sama halnya dengan varian rendang, Indomie Dendeng Balado juga memiliki cita rasa pedas yang mampu menggugah selera. Bumbunya yang lezat juga mampu membuat mie instan satu ini terasa begitu gurih. Anda yang rindu dengan enaknya dendeng balado bisa menikmati varian Indomie yang satu ini.

Indomie Mie Goreng Aceh
Selain Rendang, ada lagi masakan nusantara khas Sumatera yang bisa Anda temukan dalam varian rasa Indomie, yakni Indomie Mie Goreng Aceh. Tekstur mie yang dimiliki varian ini terbilang cukup tebal dengan ukuran yang besar. Berbeda dengan tekstur mie Indomie yang lainnya. Teksturnya yang berbeda tersebut menyesuaikan dengan mie goreng Aceh yang asli. Meski tidak terlalu pedas, namun dijamin cita rasanya mampu menggugah selera Anda.

Diantara banyaknya varian rasa yang telah disebutkan di atas, mana nih yang paling Anda sukai? Apapun itu, pastikan Anda tidak lupa untuk selalu memiliki persediaan Indomie di rumah, ya. Dengan begitu, Anda tidak perlu lagi khawatir saat merasa lapar di tengah malam. Untuk membuatnya semakin lezat saja, jangan lupa untuk beri tambahan topping lainnya saat mengolah Indomie. Anda bisa menambahkan telur, potongan ayam, sayuran, atau bahkan udang. Semakin lengkap topping yang ada, membuat cita rasa Indomie semakin lezat saja.


Penggemar Mie Instan? Simak Sejarah dan Fakta Unik Indomie

Jika anda butuh jasa pembuatan blog silahkan hubungi www.oblo.co.id

FPI Dilarang Beraktivitas, Fadli Zon: Ini Praktik Otoritarianisme


JawaPos.com – Anggota DPR dari Fraksi Partai Gerindra Fadli Zon, mengeluhkan sikap pemerintah yang melarang aktivitas dan penggunaan logo dari Front Pembela Islam (FPI). Adapun FPI dilarang melakukan aktivitas FPI karena tidak memiliki surat keterangan terdaftar (SKT), sejak masa berlakunya habis dan tidak diperpanjang tahun lalu.

“Negara kita yang selalu mengklaim negara demokrasi ketiga terbesar sesungguhnya sudah tidak lagi demokratis dan ini praktik otoritarianisme yang sangat telanjang,” ujar Fadli Zon kepada wartawan, Kamis (31/12).

Pemerintah dalam melarang aktivitas FPI juga sangatlah tergesa-gesa. Tidak ada proses musyawarah antara pemerintah dan FPI. Sehingga baginya ini adalah pembungkaman orang dalam kebebasan berserikat dan berkumpul yang telah dijamin konstitusi.

“Kelihatannya tidak ada musyawarah, tidak ada tabayun bahkan tidak ada proses pengadilan dan ini kita sesali sebagai catatan pelarangan demokrasi di Indonesia di penghujung tahun 2020,” katanya.

Fadli juga mempertanyakan kenapa baru saat ini FPI dilarang beraktivitas. Kenapa tidak dari 2019 lalu saat FPI tidak memiliki SKT. Hal ini tentunya menjadi tanda tanya besar bagi publik.

“Dengan adanya pelarangan ini menimbulkan tanda tanya kenapa baru terjadi sekarang, kenapa tidak terjadi ketika bulan Juni 2019,” ungkapnya.

Fadli berharap FPI bisa menempuh jalur hukum terkait pelarangan aktivitasnya tersebut. Sehingga nantinya pengadilan bisa menilai apakah tepat atau tidak langkah pemerintah melakukan pelarangan aktivitas ormas tersebut.

“Mudah-mudahan ada upaya hukum dari FPI apa yang sesungguhnya terjadi,” tuturnya.

Adapun pelarangan aktivitas FPI termuat dalam surat keputusan bersama (SKB) enam menteri/kepala lembaga dengan Nomor 220/4780 Tahun 2020, Nomor M.HH/14.HH05.05 Tahun 2020, Nomor 690 Tahun 2020, Nomor 264 Tahun 2020, Nomor KB/3/XII Tahun 2020, dan Nomor 320 Tahun 2020 tentang Larangan Kegiatan Penggunaan Simbol dan Atribut serta Penghentian Kegiatan FPI.

Baca juga: FPI Surabaya Tunggu Perintah Pusat Soal Pembubaran

Sebelumnya, Menko Polhukam Mahfud MD menyatakan FPI tidak boleh melakukan aktivitasnya. Termasuk juga pelarangan penggunakan logo dan simbol FPI.

Hal itu menurut Mahfud, karena FPI sejak tanggal 20 Juni tahun 2019 secara de jure telah bubar sebagai ormas dan organisasi biasa. Pasalnya surat keterangan terdaftar (SKT) ormas tersebut sudah habis dan tidak diperpanjang.

Oleh sebab itu, Mahfud mengatakan pemerintah melarang FPI untuk melakukan kegiatannya. Karena tidak lagi mempunyai legal standing. Hal ini juga sejalan dengan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 82 PUU 11/2013 tertanggal 23 Desember 2014.

“Sehingga pemerintah melarang aktivitas FPI dan akan menghentikan segala kegiatan yang dilakukan FPI karena FPI tidak lagi mempunyai legal standing, baik sebagai ormas maupun sebagai organisasi biasa,” katanya.

Mahfud meminta kepada aparat kepolisian untuk mencegah jika nantinya ada aktivitas ormas ataupun organisasi yang mengatasnamakan FPI tersebut.

 

Saksikan video menarik berikut ini:


FPI Dilarang Beraktivitas, Fadli Zon: Ini Praktik Otoritarianisme

Jika anda butuh jasa pembuatan blog silahkan hubungi www.oblo.co.id

Cedera Lutut Parah, Philippe Coutinho Bisa Absen Lama


JawaPos.com-Januari bagi gelandang serang FC Barcelona Philippe Coutinho tak ubahnya pisau bermata dua. Antara Januari yang manis dan Januari yang kelabu.

Manis karena di awal tahun yang notabene pertengahan kompetisi, Coutinho masih bisa mendapatkan klub baru untuk membangkitkan performanya. Pada bursa transfer musim dingin 2013, misalnya, Coutinho meninggalkan Inter Milan untuk merangkai kesuksesan bersama Liverpool FC.

Dua tahun lalu, O Magico atau Si Penyihir menjadi rekrutan termahal kedua di dunia setelah Neymar Jr saat bergabung dengan Barca.

Baca Juga: Rekor Gol Lionel Messi Diprotes, Santos Klaim Pele Cetak 1.091 Gol

Sayang, Januari 2021 menjadi Januari yang kelabu bagi Coutinho. Pemain asal Brasil itu harus mengawali tahun dengan agenda menjalani operasi karena cedera. ”Jadwalnya pekan depan,” tulis Barca di laman resmi klub seperti dilansir Mundo Deportivo.

Kemarin (30/12), saat menghadapi SD Eibar, Coutinho mengalami cedera lateral meniskus lutut kiri. Padahal, dia hanya masuk sebagai pengganti Miralem Pjanic pada menit ke-66. ’’Dia bakal absen empat bulan,” tulis Diario AS atas cedera yang dialami Coutinho.

Sepanjang karir, ini kali ketujuh Coutinho mengalami cedera pada Januari!

Dua kali dialami ketika masih membela Inter (2011 dan 2012). Lalu, tiga kali bersama LFC (2013, 2016, dan 2017) yang membuatnya menepi total selama 113 hari. Saat baru bergabung Barca (Januari 2018), Coutinho juga absen selama 25 hari akibat cedera hamstring.

Jika absen lama, bukan hanya peluang Coutinho untuk memperbaiki karirnya bersama Barca yang berantakan. Melainkan juga ada klausul bonus yang tidak bisa diterima LFC dari Barca dalam waktu dekat.

Klausul itu berbunyi, Barca harus membayar GBP 18 juta (Rp 344,1 miliar) saat Coutinho mampu mencatatkan 100 pertandingan kompetitif bersama mereka. Sejauh ini, Coutinho baru menorehkan 90 laga kompetitif.


Cedera Lutut Parah, Philippe Coutinho Bisa Absen Lama

Jika anda butuh jasa pembuatan blog silahkan hubungi www.oblo.co.id

Pemerintah Tetapkan FPI Ormas Terlarang, Anwar Abbas: Berbahayakah?


JawaPos.com – Pemerintah telah menegaskan pelarangan kegiatan organisasi masyarakat (ormas) Front Pembela Islam (FPI). Sebab sejak 20 Juni 2019, FPI secara de jure telah bubar sebagai ormas.

Pengamat Sosial, Ekonomi dan Keagamaan Anwar Abbas pun mempertanyakan apakah ormas tersebut begitu berbahaya bagi pemerintah, sehingga perlu untuk dibubarkan.

“Pertanyaan saya seberapa berbahayakah FPI ini dilihat oleh pemerintah? Apakah kehadiran FPI itu mengancam eksistensi bangsa karena dia mau mengganti Pancasila dan UUD 1945?,” ujar dia kepada JawaPos.com, Kamis (31/12).

Menurut Anwar yang juga merupakan Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), FPI tidak ada niatan seperti itu. Pasalnya, Ketua FPI Muhammad Rizieq Shihab sendiri tengah mempersiapkan disertasi si Universitas Malaya tentang Pancasila. Jadi, menurutnya pelarangan FPI tidak bersifat idiologis.

“Kalau tidak bersifat idiologis, maka berarti kehadiran FPI tidak akan mengancam dan akan merusak eksistensi bangsa. Kalau begitu apa kira-kira dosa dan kesalahan dari FPI?,” terang dia.

Dengan pembubaran ini, ia menilai bahwa langkah pemerintah salah dan tidak cocok dengan nilai-nilai demokrasi. Begitu juga tidak pas dengan budaya bangsa yang lebih mengedepankan musyawarah mufakat dalam mengatasi masalah.

Baca juga: FPI Surabaya Tunggu Perintah Pusat Soal Pembubaran

“Cara-cara musyawarah dan dialog ini menurut saya jauh lebih terhormat dan mendukung bagi tegak dan terciptanya rasa persatuan dan kesatuan diantara kita sesama warga bangsa,” pungkasnya.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menyatakan Front Pembela Islam (FPI) adalah organisasi terlarang.

“pemerintah melarang aktivitas FPI dan akan menghentikan segala kegiatan yang dilakukan FPI, karena FPI tidak lagi mempunyai legal standing baik sebagai ormas maupun sebagai organisasi biasa,” ujar Mahfud dalam konfrensi persnya di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Rabu (30/12).

 

Saksikan video menarik berikut ini:


Pemerintah Tetapkan FPI Ormas Terlarang, Anwar Abbas: Berbahayakah?

Diberdayakan oleh Blogger.