Jika anda butuh jasa pembuatan blog silahkan hubungi www.oblo.co.id

143 Tenaga Kesehatan di Kabupaten Kudus Terpapar Covid-19


JawaPos.com–Tenaga kesehatan di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, yang terkonfirmasi positif Covid-19 mencapai 143 orang. Mereka terpapar karena ikut terlibat dalam penanganan Covid-19 pada saat terjadi lonjakan pasien.

”Para nakes tersebut terpapar pada periode di mana terjadi lonjakan pasien Covid-19. Dari jumlah tersebut, sebagian besar melakukan isolasi mandiri dan yang dirawat berkisar 15 orang,” kata Juru Bicara Tim Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Kudus Andini Aridewi seperti dilansir dari Antara di Kudus.

Dia mengungkapkan, nakes yang terpapar Covid-19 tersebut berasal dari 14 puskesmas dan tiga dari rumah sakit. Tenaga kesehatan yang menjalani perawatan, rata-rata memiliki keluhan demam, infeksi pernafasan, dan pencernaan.

”Dinkes Kudus menginventarisasi kebutuhan tenaga kesehatan untuk diajukan bantuan kepada Kementerian Kesehatan dengan harapan ada tambahan tenaga kesehatan untuk merawat pasien Covid-19,” ujar Andini Aridewi.

Upaya lain, lanjut dia, yakni dengan menggandeng organisasi profesi untuk menambah sumber daya manusia lebih banyak lagi. Beberapa rumah sakit swasta di Kudus juga mulai merekrut tenaga baru untuk memenuhi kebutuhan.

Kabid Keperawatan RSUD Loekmono Hadi Kudus Edy Susanto membenarkan bahwa di RSUD Kudus ada tenaga kesehatan yang terpapar Covid-19 sebanyak 25 orang. Sebanyak empat orang di antaranya menjalani perawatan dan lainnya isolasi mandiri.

Direktur RSUD Loekmono Hadi Kudus yang sebelumnya menjalani perawatan karena terpapar Covid-19, pada Senin (31/5) terlihat sudah bisa keluar dari ruang perawatan setelah dinyatakan bebas korona. Namun masih membutuhkan istirahat untuk pemulihan kesehatan.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyatakan Kabupaten Kudus mendapatkan tambahan tenaga kesehatan (nakes) maupun alat pelindung diri (APD). Hal tersebut untuk membantu penanganan pasien Covid-19 yang terus melonjak.

”Bantuan APD maupun tenaga kesehatan tidak hanya dari Provinsi Jateng, melainkan dari pusat juga ikut membantu. Ini cara kerja sama saling tolong menolong,” ujar Ganjar di Kudus.

Sebagai antisipasi jika tempat isolasi terpusat penuh, kata Ganjar, juga disiapkan cadangan, di Kota Semarang. Beberapa pasien dari Kudus juga sudah dirujuk ke Semarang.

Pelaksana tugas Wakil Direktur Umum RSUD Loekmono Hadi Kudus Wahyu Wijanarko membenarkan RSUD Loekmono Hadi Kudus mendapatkan tambahan 17 tenaga kesehatan. Belasan tenaga kesehatan tersebut, meliputi dua dokter spesialis penyakit dalam dan dua dokter spesialis paru dari UNS Solo.

”Untuk tenaga keperawatan, mendapatkan bantuan 13 tenaga perawat dari Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) serta ada tambahan lagi dari para relawan untuk perawatan pasien isolasi di gedung bekas Asrama Akbid,” tutur Wahyu.

”Kami sangat berterima kasih atas bantuannya itu sehingga kami bisa bekerja lebih optimal dalam melayani pasien Covid-19,” tambah Wahyu.

RSUD Loekmono Hadi Kudus mempersiapkan ruang isolasi baru memanfaatkan ruang perawatan Bugenvil 2 dengan kapasitas 32 tempat tidur. Dengan tambahan 32 tempat tidur tersebut, total kapasitas tempat tidur di RSUD Loekmono Hadi meningkat menjadi 170 tempat tidur dari sebelumnya hanya 138 tempat tidur.


143 Tenaga Kesehatan di Kabupaten Kudus Terpapar Covid-19

Jika anda butuh jasa pembuatan blog silahkan hubungi www.oblo.co.id

Tiongkok Ubah Kebijakan, Izinkan Warganya Miliki Tiga Anak


JawaPos.com – Tiongkok mengumumkan bahwa pasangan menikah diizinkan memiliki hingga tiga anak, sebuah perubahan kebijakan besar dari batas yang ditetapkan saat ini yaitu dua anak. Ini dilakukan setelah data terbaru menunjukkan penurunan drastis angka kelahiran di negara berpenduduk terpadat di dunia itu.

Perubahan itu disetujui selama pertemuan politbiro yang dipimpin oleh Presiden Xi Jinping menurut laporan kantor berita resmi Xinhua.

“Untuk lebih mengoptimalkan kebijakan kelahiran, (Tiongkok) akan menerapkan kebijakan Satu Pasangan Bisa Memiliki Tiga Anak,” demikian laporan Xinhua.

Pada 2016, Tiongkok membatalkan kebijakan satu anak yang selama puluhan tahun diberlakukan untuk menghentikan ledakan populasi. Sementara batasan dua anak juga gagal mengatur angka kelahiran berkelanjutan karena tingginya biaya membesarkan anak di kota-kota Tiongkok menghalangi banyak pasangan untuk memiliki anak.

“Perubahan kebijakan muncul dengan langkah-langkah yang mendukung, yang akan kondusif untuk meningkatkan struktur populasi negara kita, memenuhi strategi negara untuk secara aktif mengatasi populasi yang menua dan mempertahankan keuntungan, pemberian sumber daya manusia,” demikian menurut Xinhua.

Pengumuman itu mendapat tanggapan dingin di media sosial Tiongkok, di mana banyak orang mengatakan mereka tidak mampu memiliki bahkan satu atau dua anak. “Saya bersedia memiliki tiga anak jika Anda memberi saya 5 juta yuan (sekitar Rp 11,2 miliar),” kata seorang pengguna di Weibo.

Awal bulan ini, sensus sekali dalam satu dekade Tiongkok menunjukkan bahwa populasi tumbuh pada tingkat paling lambat selama dekade terakhir sejak 1950-an, menjadi 1,41 miliar jiwa. Data juga menunjukkan tingkat kesuburan hanya 1,3 anak per perempuan untuk tahun 2020 saja, setara dengan masyarakat lansia seperti Jepang dan Italia.


Tiongkok Ubah Kebijakan, Izinkan Warganya Miliki Tiga Anak

Jika anda butuh jasa pembuatan blog silahkan hubungi www.oblo.co.id

Pemkab Tulungagung Segera Buka Rekrutmen CASN Awal Juni


JawaPos.com–Pemerintah Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, dipastikan segera membuka rekrutmen calon aparatur sipil negara (CASN) pada awal Juni. Rekruitmen itu untuk tenaga kesehatan dan tenaga teknis.

”Insya Allah akan segera dilakukan proses seleksi pada awal Juni ini dengan total kuota (rekrutan pegawai baru) sebanyak 954 orang,” kata Bupati Tulungagung Maryoto Birowo seperti dilansir dari Antara di Tulungagung.

Kuota CASN itu diakui Maryoto masih jauh dari jumlah yang diajukan pemerintah daerah setempat sebelumnya, yakni sebanyak 683 formasi. Namun yang akhirnya disetujui Badan Kepegawaian Negara hanya 171 formasi, yakni 154 untuk formasi tenaga kesehatan dan 17 untuk tenaga teknis.

”Sebanyak 783 calon pegawai negara lain yang akan diseleksi merupakan tenaga pendidik yang direkrut dengan skema P3K (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja),” tutur Maryoto.

Dia menjelaskan, banyaknya tenaga guru yang melalui P3K lantaran tenaga guru untuk SD masih minim. Di setiap SD negeri rata-rata hanya ada 1–2 ASN.

”Karena di SDN itu hanya ada satu hingga dua ASN,” ujar Maryoto Birowo.

Meski belum diangkat sebagai ASN, tenaga pendidik di SDN mempunyai kesejahteraan setara dengan ASN, salah satu caranya dengan mengangkat mereka sebagai P3K. ”Yang mencerdaskan (mendidik) anak bangsa itu rata-rata dari adik-adik yang belum diangkat (ASN),” terang Maryoto.


Pemkab Tulungagung Segera Buka Rekrutmen CASN Awal Juni

Jika anda butuh jasa pembuatan blog silahkan hubungi www.oblo.co.id

Rencana Belanja Rp 1,7 Kuadriliun, Wamenhan: Tak Ada Kenaikan Anggaran


JawaPos.com – Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) Muhammad Herindra menegaskan tidak ada kenaikan anggaran di Kementerian Pertahanan meski ada rencana belanja alutsista senilai Rp 1,7 kuadriliun. Adapun belaja alutsista senilai Rp 1,7 kuadriliun tersebut lantaran beredarnya salinan rancangan Peraturan Presiden tentang Pemenuhan Kebutuhan tentang Pemenuhan Kebutuhan Alat Peralatan Pertahanan dan Keamanan Kementerian Pertahanan dan Tentara Nasional Indonesia (Alpalhankam) tahun 2020-2024.

“Anggaran selama ini kan 0,8 persen dari GDP, kita minta itu saja enggak ada kenaikan anggaran secara signifikan,” ujar Herindra di Gedung DPR, Jakarta, Senin (31/5).

Herindra mengatakan anggaran tidak berubah namun skema pembayarannya akan berbeda. Namun, dia tidak menjelaskan lebih rinci mengenai skema pembayaran tersebut.

“Nanti skemanya saja yang berbeda. Tapi anggaranya tetap,” katanya.

Rencana pembelian alutsista tersebut untuk TNI adalah hal baik. Namun itu masih dalam pembahasan belum adanya keputusan. “Alutsista untuk TNI AD, AL, AU, dan banyak semuanya,” ungkapnya.

Sebelumnya, beredar salinan rancangan Peraturan Presiden (Perpres) tentang Pemenuhan Kebutuhan Alat Peralatan Pertahanan dan Keamanan Kementerian Pertahanan dan Tentara Nasional Indonesia (Alpalhankam) tahun 2024-2024.

Dalam Perpres tersebut, pemerintah perencanaan kebutuhan (Renbut) pembelian alutsista sebesar USD 124,99 miliar atau setara Rp 1,7 kuadriliun.

Adapun perincian anggaran, terdiri untuk akuisisi Alpahankam sebesar USD 79,099 miliar. Kemudian untuk pembayaran bunga tetap selama lima tahun Renstra (rencana strategis) sebesar USD 13,39 miliar .

“Untuk dana kontijensi serta pemeliharaan dan perawatan Alpahankam ditetapkan sebesar USD 32,505 miliar,” tulis Perpres tersebut.

Selain itu, dalam Perpres, Renbut sudah dialokasikan sejumlah USD 20,747 miliar pada daftar rencana pinjaman luar negeri jangka menengah khusus tahun 2020-2040. Kemudian, selisih dari Renbut sejumlah USD 104,247 miliar yang akan dipenuhi pada Renstra 2020-2024.

“Pendanaan untuk membiayai pengadaan Alpalhankam Kemhan dan TNI dalam Renbut dibebankan pada anggaran dan pendapatan negara melalui anggaran pinjaman luar negeri,” bunyi Perpres tersebut.


Rencana Belanja Rp 1,7 Kuadriliun, Wamenhan: Tak Ada Kenaikan Anggaran

Jika anda butuh jasa pembuatan blog silahkan hubungi www.oblo.co.id

Vaksin dan Protokol Kesehatan Efektif Cegah Penyebaran Covid-19


JawaPos.com – Vaksin Covid-19 produksi Sinopharm telah mendapatkan persetujuan Emergency Use of Authorization (EUA) di lebih dari 27 negara termasuk Indonesia, yang mengeluarkan EUA sejak April 2021. Vaksin ini juga telah mendapatkan Emergency Use of Listing (EUL) dari WHO pada 7 Mei 2021.

“Studi klinis fase 3 pada lebih dari 42 ribu subjek di Uni Emirat Arab dan beberapa negara, menunjukkan efikasi vaksin Sinopharm sebesar 78,02 persen. Hasil pengukuran imunogenesitas penggunaan vaksin menunjukkan pembentukan antibodi tergolong tinggi pada orang lansia dan dewasa,” kata juru bicara penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito dalam keterangannya, Senin (31/5).

Meski demikian, perlu diingat vaksinasi saja belum cukup memberi perlindungan prima dalam mencegah penularan. Sehingga penerapan protokol kesehatan 3M seperti memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan dengan sabun atau handsanitizer tetap dilakukan.

Menurut Wiku, seluruh jenis pengendalian Covid-19 saling melengkapi, tidak bisa berdiri sendiri dan dijalankan dalam waktu bersamaan. Menurut Wiku, Indonesia saat ini masih memfokuskan pada kelompok rentan terpapar Covid-19.

Karena itu, vaksin terhadap anak-anak belum diutamakan mengingat di tingkat dunia sebagian merk vaksin belum sepenuhnya diuji pada kategori anak-anak.

“Saat ini Indonesia fokus kelompok rentan, dan secara statistik didominasi usia 18 tahun. Hal ini untuk memperlambat laju penularan,” ucap Wiku.

Perkembangan terbaru dari hasil Whole Genome Sequencing (WGS) per 25 Mei 2021, ada sebanyak 1.744 WGS yang dikumpulkan ke bank data GISAIDM, dimana sebanyak 1.711 diantaranya sudah selesai dilakukan. Sedangkan untuk varian of concern yang terdeteksi ialah jenis B117 sebanyak 16 kasus, varian B1617+ sebanyak 27 kasus, varian B1351 sebanyak 2 kasus dan varian B1525 sebanyak 1 kasus.

Baca juga: Awal 2022 Vaksin Merah Putih Disebut Siap Digunakan

Namun masyarakat sebaiknya tidak fokus terhadap penemuan varian virus. Melainkan adanya data terbaru hasil WGS dijadikan upaya meningkatkan kewaspadaan dengan semakin mematuhi protokol kesehatan. “Adanya varian baru tidak menimbulkan ketakutan yang berlebihan. Karena dapat berujung pada melemahkan imunitas diri,” pesan Wiku.


Vaksin dan Protokol Kesehatan Efektif Cegah Penyebaran Covid-19

Jika anda butuh jasa pembuatan blog silahkan hubungi www.oblo.co.id

Dua Eks PPK Kemensos Bersaksi untuk Juliari Batubara


JawaPos.com – Dua mantan pejabat pembuat komitmen (PPK) Kementerian Sosial (Kemensos) Matheus Joko Santoso dan Adi Wahyono akan dihadirkan ke dalam persidangan kasus dugaan suap pengadaan bantuan sosial (bansos) penanganan Covid-19 wilayah Jabodetabek tahun anggaran 2020. Keduanya akan bersaksi untuk terdakwa mantan Menteri Sosial (Mensos) Juliari Peter Batubara.

Selain Matheus dan Adi yang juga menjadi terdakwa dalam perkara ini, seorang broker bansos Agustri Yogasmara juga diagendakan akan bersaksi untuk terdakwa Juliari Batubara. Sidang akan digelar di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Senin (31/5).

Tim kuasa hukum Juliari, Maqdir Ismail menyatakan, pihaknya telah menyiapkan beberapa pertanyaan terkait perkara dugaan suap bansos yang menjerat kliennya. Dia mengklaim, dalam persidangan belum ada kesaksian yang menjelaskan adanya penerimaan uang ke Juliari Batubara.

“Dalam surat dakwaan hanya diterangkan secara global angka yang diterima JPB, tapi tidak pernah diterangkan sumber dari uang yang diberikan dan diterima oleh JPB,” ujar Maqdir.

Maqdir tak mempermasalahkan, kedua saksi yakni Matheus Joko Santoso dan Adi Wahyono dihadirkan oleh jaksa penuntut umum (JPU) ke persidangan. Hal ini untuk membuka secara terang perkara yang menjerat kliennya.

“Hemat saya dihadirkannya saksi MJS dan AW untuk didengar keterangannya adalah sebagai upaya JPU untuk mengubah peta kesaksian yang selama ini tidak berpihak kepada Surat dakwaan. Tentu saja sah dilakukan JPU,” cetus Maqdir.

Dia mengaku akan mendalami soal aliran uang yang diduga diterima kliennya. Karena keduanya berdasarkan dakwaan JPU merupakan seorang perantara suap pengadaan bansos di Kemensos.

“Menggali kebenaran keterangan tentang penerimaan uang yang selalu dikatakan diberikan atau diterima oleh JPB sesuai dengan surat dakwaan,” ungkap Maqdir.

Terlebih dalam dakwaan JPU pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) uang yang diserahkan para saksi ke Matheus Joko Santoso diduga sebesar Rp 7,51 miliar termasuk dari terpidana suap bansos yakni Harry Van Sidabukke dan Ardian Iskandar Maddanatja.

“Dalam surat dakwaan, dari Harry Van Sidabukke sebesar Rp 1,28 miliar dan dari Ardian Iskandar Maddanatja, uang sebesar Rp 1,95 miliar. Kemudian dari vendor lain Rp 29,252 miliar,” papar Maqdir.

Oleh karena itu, Maqdir menyatakan akan menggali kesaksian Matehus dan Adi dalam persidangan. Terutama kesaksian Matheus Joko Santoso yang dianggap mengetahui aliran suap bansos.

“Justru kami berharap keterangan MJS dan AW akan semakin memperkuat keterangan para saksi yang sudah menerangkan bahwa tidak ada uang yang diterima JPB,” pungkas Maqdir.

Dalam persidangan pada Senin (24/5) lalu, Harry Van Sidabukke menyatakan tidak pernah memberikan komitmen fee kepada Juliari Peter Batubara yang saat itu menjabat sebagai Menteri Sosial. Dia menyebut, permintaan fee justru datang dari mantan pejabat pembuat komitmen (PPK) Kemensos, Matheus Joko Santoso.

“Seperti sudah saya jelaskan, permintaan itu memang dari pak Joko tidak ada dari Pak Juliari,” ucap Harry saat bersaksi untuk terdakwa Juliari Peter Batubara di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta.

Harry lantas mengakui, mengenal sosok Kukuh Ariwibowo yang merupakan staf ahli Menteri Sosial. Dia menyampaikan, dikenalkan oleh kuasa pengguna anggaran (KPA) Kemensos Adi Wahyono kepada Kukuh.

Meski demikian, Harry menyebut tidak pernah memberikan uang atau membahas kuota pengadaan bansos kepada Kukuh. Karena dia hanya bertemu satu kali dengan Kukuh.

“Saya hanya bertemu pak Kukuh satu kali, apalagi terkait masalah kuota nggak pernah,” tegas Harry.

Dalam persidangan itu, Harry pun mengakui memberikan komitmen fee Rp 9 ribu perpaket bansos kepada Agustri Yogasmara. Harry mengurus kuota bansos untuk PT. Pertani dan PT. Mandala Hamonangan Sude.

“Kalau PT Pertani nggak, yang agak lebih besar perannya di PT Mandala Hamonangan Sude,” ungkap Harry.

Menurutnya, Yogas merupakan sosok broker bansos. Dia pun mengakui, pernah memberikan dua unit sepeda bermerek Brompton kepada Yogas.

“Kenapa akhirnya saya mau berurusan dan berkomitmen, karena pernah ada kuota saya diturunkan oleh pak Joko dan Adi, dari situ saya meyakini kalau Yogas punya kemampuan,” pungkas Harry.

Dalam persidangan ini, mantan Mensos Juliari Peter Batubara didakwa menerima suap senilai Rp 32,48 miliar terkait pengadaan bantuan sosial (bansos) penanganan pandemi Covid-19 untuk wilayah Jabodetabek tahun anggaran 2020. Juliari dinilai memotong Rp 10 ribu dari setiap paket pengadaan bansos.

Adapun uang itu diterima Juliari melalui Adi Wahyono dan Matheus Joko Santoso yakni. Penerimaan uang itu berasal dari konsultan Hukum Harry Van Sidabukke, senilai Rp 1,28 miliar.

Kemudian dari Presiden Direktur PT Tigapilar Agro Utama, Ardian Iskandar Maddanatja, sejumlah Rp 1,95 miliar, serta sebesar Rp 29 miliar berasal dari para pengusaha penyedia barang lainnya.

Juliari Batubara didakwa melanggar Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 Juncto Pasal 18 Undang-undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU RI Nomor 20 Tahun 2001 Juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP, Juncto Pasal 64 Ayat (1) KUHP.


Dua Eks PPK Kemensos Bersaksi untuk Juliari Batubara

Jika anda butuh jasa pembuatan blog silahkan hubungi www.oblo.co.id

Menko PMK Dorong Perpres Manajemen Talenta Ciptakan SDM Unggul


JawaPos.com–Setiap manusia memiliki potensi atau talenta yang tertanam di dalam dirinya. Dari berbagai macam jenis talenta, manusia memiliki satu potensi, baik itu yang sudah muncul atau tengah digali.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menjelaskan, talenta menjadi salah satu syarat dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM) unggul untuk kemajuan bangsa Indonesia. Talenta bisa diketahui sejak dini pada seseorang.

”Pencarian talenta sejak dini menjadi hal utama untuk menciptakan SDM unggul. Jadi misalnya kalau kita ingin unggul teknologi terutama teknologi digital ya harus kita cari, kita sisir anak yang punya talenta di bidang itu sejak dini,” kata Muhadjir Effendy melalui keterangannya, Senin (31/5).

Salah satu contoh baik dalam pencarian talenta adalah Institut Teknologi Telkom Purwokerto yang berhasil menciptakan karya inovasi di bidang digital. Di antaranya alat pendeteksi kebakaran hutan hingga lampu penerang jalan nyala otomatis.

”Semangat ITP Purwokerto dalam pencarian bakat di bidang teknologi sejalan dengan rencana pemerintah untuk mewujudkan program Manajemen Talenta Nasional yang ingin dibangun pemerintah untuk mewadahi talenta anak bangsa,” tutur Muhadjir Effendy.

Terkait dengan meningkatkan talenta, menurut dia, saat ini, pemerintah tengah menggodok Peraturan Presiden (Perpres) tentang Manajemen Talenta. Pemerintah ingin supaya bakat anak-anak Indonesia dapat dikembangkan dengan baik dengan program tersebut.

”Pak Presiden memerintahkan kepada kami untuk mendesain manajemen talenta untuk merekrut dan membina talenta muda di semua sektor. Mulai dari sektor olahraga hingga penguasaan teknologi,” kata Muhadjir Effendy.


Menko PMK Dorong Perpres Manajemen Talenta Ciptakan SDM Unggul

Jika anda butuh jasa pembuatan blog silahkan hubungi www.oblo.co.id

Akhirnya, Pembalap Indonesian Racing Gresini Naik Podium di Italia


JawaPos.com-Podium yang paling dinanti akhirnya datang juga. Gabriel Rodrigo membalap dengan gemilang, tanpa kesalahan, dan akhirnya finis di posisi ketiga bersama tim Indonesian Racing Gresini Moto3 pada GP Italia 2021. Ini adalah tiga besar pertama Rodrigo sepanjang karirnya di Moto3.

Rodrigo menjalani tiga musim penuh pengorbanan dan kerja keras. Dan akhirnya, pada GP Italia di Sirkuit Mugello tadi malam, dia mampu meraih podium. Dengan tambahan 16 poin, Rodrigo saat ini berada di posisi ke-10 klasemen sementara. Dia mencatat 41 poin.

Di sisi lain, Jeremy Alcoba meraih satu poin di Sirkuti Mugello. Dia finis ke-15 dalam balapan tersebut.

Kemarin, menjadi hari yang sangat menyedihkan bagi balap motor dunia. Sebab, pembalap muda berusia 19 tahun Jason Dupasquier meninggal dunia pada kualifikasi GP Italia. Gresini Racing mengungkapkan rasa berbela sungkawa kepada keluarga Dupasquier dan tim CarExpert Pruestel GP.

“Saya mengalami perasaan duka yang mendalam. Sebab saya mencetak podium pertama saya, pada hari yang tragis karena kematian Jason,” kata Rodrigo dikutip dari siaran pers resmi yang diterima JawaPos.com.

“Podium ini untuk Jason, juga untuk (mendiang) Fausto (Gresini), dan keluarganya yang ada di lintasan ini. Ini juga untuk saudara saya Juan, yang meninggal dunia dua tahun lalu. Ini adalah dua musim yang sulit. Dan hasil gemilang ini, juga saya tujukan kepada tim saya. Mereka selalu mendukung saya meskipun banyak kesalahan di masa lalu,” tambahnya.

“Ini merupakan balapan yang sangat sulit dari banyak sudut pandang. Semua pikiran saya tertuju pada Jason yang tidak ada di sini bersama kita lagi. Saya kehilangan kata-kata,” ucap Rodrigo.

Team Principal Indonesian Racing Rocky Soerapoetra menyampaikan duka yang mendalam atas wafatnya Dupasquier.

“Kami atas nama Indonesian Racing Gresini merasakan kepedihan dari tim Pruestel atas kecelakaan yang menimpa Jason. Semoga semua diberikan kekuatan dan ketabahan,” kata Rocky.

“Dan dengan semangat balap yang ada, saya juga bangga atas keberhasilan Gabriel Rodrigo yang mencapai podium ketiga. Ini juga dipersembahkan kepada Jason dan Fausto Gresini yang pastinya bangga jika beliau masih berada di tengah kita,” imbuhnya.


Akhirnya, Pembalap Indonesian Racing Gresini Naik Podium di Italia

Jika anda butuh jasa pembuatan blog silahkan hubungi www.oblo.co.id

Fajar Bustomi: Abdi Negara Seperti Perpustakaan Berjalan


JawaPos.com – Keputusan Menteri BUMN Erick Thohir mengangkat Abdi Negara Nurdin, gitaris grup band Slank sebagai Komisaris Independen Telkom mendapat tanggapan dari rekan sesama pekerja seni. Kali ini sutradara Fajar Bustomi ikut memberikan tanggapan.

Fajar Bustomi mengapresiasi keputusan pemerintah mengangkat Abdee. Karena menurutnya, lelaki kelahiran Donggala, 28 Juni 1968 itu sejatinya adalah orang yang memiliki kemampuan tidak hanya di dunia musik yang telah membesarkan namanya.

Menurutnya, Abdee juga memiliki kemampuan dalam banyak hal yang selama ini tidak diketahui oleh publik. “Bang Abdee Negara menurut saya musisi cerdas yang kutu buku. Beliau adalah guru saya dan salah satu idola saya. Saya banyak belajar dari beliau mengenai dunia seni,” kata Fajar Bustomi dalam keterangan tertulis diterima JawaPos.com.

“Berbicara dengan beliau seperti perpustakaan berjalan. Bukan hanya dunia musik saja beliau pandai. Dalam banyak hal juga dikuasainya seperti film, teknologi, politik, bisnis, dan lainnya,” lanjutnya.

Sutradara film Dilan 1990, Dilan 1991, dan Milea: Suara dari Dilan itu menyatakan, bergabungnya Abdee di Slank terbukti telah memberikan warna baru bagi grup musik yang bermarkas di Jalan Potlot itu. Hal ini tidak lepas dari pengetahuan Abdee yang cukup luas.

Slank bukan hanya grup band yang menghibur para penggemar lewat musik. Lebih dari itu Slank juga menjadi gerakan sosial tentang isu lingkungan, narkoba, antikorupsi, dan yang lainnya.

“Bang Abdee sukses membantu kemenangan Pasangan Jokowi – JK. Bersama teman-teman seniman ikut memprakarsai konser Salam Dua Jari yang menurut saya salah satu kampanye terbesar dan tersukses,” aku Fajar Butomi yang kini sedang menyiapkan sekuel Film Mariposa, yakni Mariposa 2.

Fajar Bustomi memaklumi keraguan sejumlah orang terhadap Abdee Negara yang merupakan Ketua Pelaksana konser musik Salam 2 Jari 2014 dan konser Putih Bersatu 2019. Ia sendiri meyakini bahwa Abdee yang sempat menjadi mitra kerjanya dalam konser virtual Rhapsody Indonesia 2020, konser kampanye pariwisata di era Pandemi Covid-19 , memiliki integritas sebagai komisaris untuk mengawasi kinerja PT Telkom Indonesia.

“Beliau orang jujur dan sangat bijaksana dalam berteman. Tak heran banyak seniman yang senang berteman dengan beliau,” kata Fajar Bustomi.

Menjadi Komisaris Independen, Abdee juga diharapkan dapat memberikan perhatian pada dunia kreatif yang selama ini kurang disentuh secara serius oleh Telkom. “Semoga dengan bergabungnya Bang Abdee di Telkom akan membawa Telkom semakin sukses,” tandasnya.


Fajar Bustomi: Abdi Negara Seperti Perpustakaan Berjalan

Diberdayakan oleh Blogger.