Jika anda butuh jasa pembuatan blog silahkan hubungi www.oblo.co.id

Bukti Pendirian RSUD dr Soetomo Ditemukan di Kliping Koran


RSUD dr Soetomo memperingati usia 83 tahun hari ini. Namun siapa sangka, tanggal kelahiran 29 Oktober 1938 itu tidak semudah melihat tetenger dan prasasti yang biasa ada pada bangunan. RSUD dr Soetomo sampai harus membentuk tim khusus untuk menemukan fakta hari lahirnya fasilitas medis terbesar di Indonesia Timur itu.

GALIH ADI PRASETYO, Surabaya

TIDAK ada tetenger, prasasti, bahkan informasi akurat yang tercatat tentang hari berdirinya RSUD dr Soetomo. Informasi yang ada hanya sepenggal, bukan cerita utuh yang bisa dibaca ulang.

Hal itu tentu membuat fasilitas kesehatan tersebut seperti kehilangan identitas. Sementara itu, rumah sakit lain yang dibangun pada era kolonial meninggalkan catatan lengkap. Ada tetenger dan prasasti soal hari, bulan, dan tahun kapan dibangun.

Rumah sakit seperti RKZ, RS William Booth, hingga RS Darmo memiliki tetenger. Yang kemudian ditetapkan sebagai hari jadi. Sudah lumrah saban tahun diperingati.

”RSUD dr Soetomo bukannya tidak memiliki hari yang ditetapkan tanggal lahir. Saat itu yang tercatat adalah masa di mana nama RS Umum Pusat (RSUP) menjadi RSUD dr Soetomo. Tepatnya pada 20 Mei 1964,’’ ujar Dr Urip Murtedjo SpB(K)KL PGD Pal-med.

Jika dihitung, usia RSUD dr Soetomo masih sangat pendek. Padahal, angka itu tidak sesuai dengan fakta saat awal pembangunan. Tidak mau berdiam diri saja.

Tepatnya, 5 Februari 2007 diputuskan membentuk tim pencari fakta tentang hari kelahiran RSUD dr Soetomo. Ketua dan inisiatornya adalah Dr Urip Murtedjo SpB(K)KL PGD Pal-med.

”Pencarian pun segera kami lakukan. Salah satunya, mengecek fisik bangunan. Biasanya, ada salah satu bagian atau sudut yang ditulis tahun berapa bangunan itu dibuat. Tim bahkan sampai naik ke atap gedung,’’ kata alumnus FK Universitas Airlangga angkatan 1970 itu.

Mulai rusuk bangunan, tembok, lonceng, hingga mesin generator, semua dicek. Hasilnya nihil. Tidak ada petunjuk yang mengarah ke sana sama sekali.

Maklum saat proses pembangunan, suasana Surabaya sedang genting. Bahkan, bangunan yang rencananya menjadi rumah sakit militer dan mem-back up kerja RS CBZ atau RS Simpang itu diambil alih saat masa pendudukan Jepang. Wajar saat difungsikan Jepang, unsur seperti pencantuman tahun tidak ada.

”Pencarian terus dilakukan. Arsip-arsip lama dibuka. Ketemu tentang buku rincian biaya pembangunan gedung baru atau nieuwe Centrale Burgerlijke Ziekeninrichting (CBZ) yang menjadi cikal bakal RSUD dr Soetomo sekarang. Sayangnya, di catatan itu tidak tercantum tanggal persis,’’ ujarnya.

Namun, temuan itu memberikan harapan dan mempersempit peta tahun pencarian. Yakni, antara tahun 1937–1938. Sekaligus menekankan bahwa ada arsip yang memuat pembangunan nieuwe CBZ.

”Kalaupun tidak ketemu, kami rencanakan untuk terbang ke Belanda mencari bukti otentik. Namun, sepertinya usaha kami dibukakan jalan. Yakni, pertemuan dengan Ir Oerip Soedarman,’’ terang pria kelahiran Surabaya itu.

Oerip membantu pencarian bukti melalui koleksi arsip dan buku di kantor gubernur. Rata-rata koleksi di sana adalah buku dan kliping koran berbahasa Belanda. Inilah keahlian Oerip. Dia menguasai bahasa Belanda.

Sepekan lamanya setiap lembaran buku dan kliping dibuka. Urip, Oerip, dan Dr Sunarso Suyoso begitu tekun menatap tulisan pada kertas yang mulai menguning. Hingga akhirnya petunjuk pun didapat.

”Ternyata, ada koran yang memberitakan pemancangan tiang pertama pembangunan nieuwe CBZ. Ada tiga koran, yakni Soeara ’Oemoem, Sin Tit Po, dan De Indische Courant. Ketiganya kompak menulis 29 Oktober 1938 sebagai hari bersejarah dimulainya pembangunan gedung RSUD dr Soetomo,’’ ungkap pria 70 tahun tersebut.

Bahagia tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata. Perjuangan hampir enam bulan membuahkan hasil. Hingga akhirnya digelarlah seminar tentang hari lahir RSUD dr Soetomo.

Tahun 2007 menjadi awal dan kali pertama hari jadi RSUD dr Soetomo dirayakan. Meriah dengan digelarnya pertunjukan wayang orang. Pemainnya berasal dari kalangan dokter. Termasuk Urip yang memerankan Antareja, putra sulung Bimasena.

”Mungkin mencari hari jadi tampak biasa saja. Namun, dari umur itulah kita bisa memaknai bahwa yang tua ini harus lebih modern. Harus bisa menjadi acuan bagi yang lain, apalagi di usia sekarang yang sudah menginjak 83 tahun,’’ papar pria yang pernah menjabat kepala IRD RSUD dr Soetomo itu.


Bukti Pendirian RSUD dr Soetomo Ditemukan di Kliping Koran

Jika anda butuh jasa pembuatan blog silahkan hubungi www.oblo.co.id

Muncul Lagi Hoax PDIP Usul Penghapusan Pondok Pesantren


INFORMASI sesat tentang PDI Perjuangan (PDIP) yang mengusulkan pembubaran pondok pesantren kembali menyebar seiring dengan peringatan Hari Santri Nasional. Kabar tersebut berupa gambar hasil capture yang diberi keterangan tulisan.

”PDIP USUL KE PEMERINTAH AGAR PESANTREN DI TUTUP SELURUH INDONESIA.” Begitu tulisan pada bagian bawah gambar yang diunggah akun Facebook Wan Zendra pada 23 Oktober lalu. Tulisan lain yang tercantum pada gambar tersebut adalah ”CUKUP VIRALKAN INI DAN DIKOPI KASIKAN KE RAKYAT PLOSOK PLOSOK DESA INSYA ALLAH PASTI TUMBANG DAN PASTI DIBENCI SAMA RAKYAT. TERUTAMA RAKYAT KAUM PEDESAAN PERDALAMAN.”

Pada tangkapan layar itu juga terdapat tulisan dengan bahasa Sunda. Isinya ungkapan sakit hati bila pesantren ditutup meskipun dia bukan seorang santri maupun ustad (bit.ly/UsulPenghapusan).

Dari hasil penelusuran, tidak ada satu pun pemberitaan yang mengabarkan PDIP mengusulkan pembubaran pesantren. Kabar menyesatkan itu ternyata telah menyebar beberapa tahun yang lalu dan disebar berulang-ulang.

Penelusuran lainnya, foto Megawati Soekarnoputri yang ada dalam capture tersebut juga tidak memiliki kaitan dengan narasi pembubaran pesantren. Foto itu memperlihatkan momen ketika presiden kelima RI dan ketua umum PDIP tersebut menyampaikan pernyataan sikap menjelang pilkada pada 2017, empat tahun silam. Anda dapat melihat foto yang diunggah portal Berita Satu di bit.ly/KonpresPilkada.

Bahkan, seorang pelaku penyebaran hoax tersebut sudah ditangkap polisi. Pelaku berinisial AR itu ditangkap Tim Tindak I Satgas Patroli Siber Bareskrim Polri dan tim Subdit II Ditreskrimsus Polda Aceh pada Jumat, 20 April 2018, atau tiga tahun lalu.

”Tim telah melakukan pengungkapan perkara berita hoax melalui media sosial Facebook atas akun Reja Arsyabandi yang telah melakukan penyebaran berita hoax yang berisi PDIP mengusulkan kepada pemerintah untuk menutup seluruh pesantren di Indonesia,” jelas Kabidhumas Polda Aceh Kombespol Misbahul Munauwar. Anda dapat membaca berita Tribunnews di bit.ly/DitangkapPolisi.

FAKTA

Informasi yang menyebut PDI Perjuangan mengusulkan penghapusan pesantren itu menyesatkan. Bahkan, seorang pelaku penyebaran informasi tersebut telah ditangkap pada 2018 oleh Polda Aceh.


Muncul Lagi Hoax PDIP Usul Penghapusan Pondok Pesantren

Jika anda butuh jasa pembuatan blog silahkan hubungi www.oblo.co.id

Dukung Suplai CNG dan Kondensat, Pertagas Resmikan Pipa Gas dan MS CNG


JawaPos.com – Optimalisasi pemanfaatan gas bumi terutama untuk dunia industri menjadi prioritas yang dilakukan oleh Pertamina. Sub Holding Gas Pertamina yaitu PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Tbk, melalui salah satu anak usahanya PT Pertamina Gas (Pertagas) pada Jumat (29/10) meresmikan selesainya Pembangunan Pipa Gas dan Mother Station (MS) Compressed Natural Gas (CNG) di Kecamatan Jiken, Kabupaten Blora, Jawa Tengah.

Peresmian di MS CNG dihadiri Bupati Blora, Direktur Logistik & Infrastruktur PT Pertamina (Persero), Direktur Utama PT Perusahaan Gas Negara Tbk, Dewan Komisaris PT Pertamina Gas, Direktur Utama PT Pertamina Gas dan President Director PT Pertagas Niaga.

Fasilitas yang dibangun oleh Pertagas meliputi pembangunan pipa gas sepanjang 4 kilometer (Km) dan Mother Station dengan kapasitas 3,5 MMSCFD. Fasilitas ini nantinya mampu untuk menyuplai kebutuhan gas alam bagi industri di penjuru Pulau Jawa yang wilayahnya belum tersambung pipa gas.

Mother Station ini mengompresi gas yang bersumber dari PT Pertamina EP Cepu ADK (PEPC ADK) yang berasal dari Lapangan Alas Dara Kemuning (ADK). Ini juga menandai pemanfaatan perdana gas yang diproduksi dari sumur PEPC ADK yang mulai berproduksi pada November 2021. Selanjutnya gas yang telah terkompresi ini akan diantarkan menggunakan truk menuju ke konsumen industri.

Wiko Migantoro Direktur Utama Pertagas menyampaikan, pembangunan fasilitas ini dimaksudkan untuk mendukung niaga anak perusahaan Pertagas, PT Pertagas Niaga yang sebelumnya telah menyuplai industri dengan CNG menggunakan sumber gas dari Jawa Timur. “Dengan suplai gas baru dari ADK, pembangunan fasilitas pipa dan mother station ini bentuk upaya Pertagas menjamin kestabilan suplai energi bagi industri di Jawa,” jelas Wiko.

Sementara Direktur Utama PGN, M. Haryo Yunianto menjelaskan bahwa Jawa Tengah adalah wilayah yang menjadi salah satu fokus PGN untuk meluaskan ekspansinya dalam pemanfaatan gas bumi. “Selain menyalurkan gas melalui pipa dari Lapangan Kepodang dan Jambaran Tiung Biru, kami juga tetap melayani market industri nonpipa. Alasannya adalah untuk mendukung percepatan pertumbuhan industri dalam waktu singkat, tentunya dengan harga yang kompetitif,” ungkap Haryo.

Pada kesempatan ini pula Mulyono, Direktur Logistik & Infrastruktur Pertamina menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya karena proyek ini menunjukkan sinergi seluruh afiliasi Pertamina Grup. “Proyek ini dari mulai hulu hingga hilir dilakukan melalui kolaborasi Pertamina. Meski kondisi pada tahun-tahun ini cukup menantang, namun Pertamina berhasil menunjukkan komitmennya untuk tetap menuntaskan proyek penting bagi ketahanan suplai energi Indonesia,” kata Mulyono.

Selain produk CNG, produk turunan lain yang dihasilkan adalah kondensat. Produk ini selanjutnya akan menjadi pelarut bagi keperluan industri.

“Permintaan industri akan kebutuhan kondensat pun saat ini cukup tinggi dan kami percaya diri memenuhi keperluan tersebut sehingga kami mengambil peran dalam kemajuan industri nasional,” ucap Aminuddin President Director Pertagas Niaga.

Saat ini subholding gas PT Perusahaan Gas Negara, Tbk telah menyuplai gas alam sebesar lebih dari 700 BBTUD untuk kebutuhan di Pulau Jawa. Suplai tersebut untuk memenuhi kebutuhan industri, jaringan gas kota, transportasi berbahan bakar gas hingga pembangkit listrik. Hal ini sebagai kontribusi dalam penyediaan energi alternatif yang ramah lingkungan serta mengurangi ketergantungan pada penggunaan BBM.


Dukung Suplai CNG dan Kondensat, Pertagas Resmikan Pipa Gas dan MS CNG

Jika anda butuh jasa pembuatan blog silahkan hubungi www.oblo.co.id

Campuspedia Kembalikan Uang Penaliti Rp 500 Ribu Karyawan Magang


JawaPos.com–CEO Campuspedia Akbar Maulana mengaku, telah mengembalikan uang penalti dari mantan karyawan magang. Total terdapat 11 karyawan magang yang telah membayar biaya penalti.

”Ada 11 orang. Sebanyak 4 orang sudah clear. Sudah dikembalikan uangnya,” tutur Akbar ketika ditemui pada Jumat (29/10) malam.

Sementara itu, untuk 7 orang sisanya, Akbar menyatakan, timnya masih mencari data mereka. Pihaknya belum mengantongi nomor rekening ketujuh mantan karyawan magang tersebut.

”Ada belasan yang speak up. Baru 4 orang yang sudah kembali. Sisanya masih proses cari data. Namanya sudah punya. Tapi nomor rekening belum. Sudah ada list. Dihubungi bertahap. Kami berkomitmen untuk mengembalikan,” tutur Akbar.

Akbar menjelaskan, penalti Rp 500.000 diberlakukan sejak April 2020 hingga Maret 2021. Aturan penalti itu kemudian dihapuskan pada Maret karena evaluasi dari timnya.

”Alasan utama ada penalti sebagai wujud komitmen dari karyawan magang. Pendaftar banyak. Supaya nggak asal tanda tangan mau magang,” ucap Akbar.

Ketika ditanya untuk apa uang penalti tersebut, Akbar menjelaskan, uang penalti digunakan untuk program sosial.

”Campuspedia memiliki beberapa program sosial. Salah satunya program Beasiswa KKN Campuspedia,” terang Akbar.

Dia mengakui, karyawan magang mendapatkan uang saku sebesar Rp 100.000. Jumlah tersebut bahkan sudah diketahui karyawan magang dalam kontrak.

”Sebelum menjadi karyawan magang, ada kontrak kerja yang ditandatangani kedua belah pihak. Dalam kontrak tersebut, pihak karyawan magang sudah mengetahui mendapatkan upah Rp 100.000 per bulannya,” beber Akbar.

Dengan upah tersebut, terdapat beberapa klausul atau aturan. Salah satunya adalah aturan kerja 20 jam per minggu. Jam kerja tersebut bisa diselesaikan karyawan magang sesuai keinginan.

”Jadi misalnya mau kerja 2 jam per hari atau bahkan 1 jam per hari, itu diperbolehkan. Kami perusahaan yang mengutamakan komunikasi,” kata Akbar.

Akbar menambahkan, segala hal yang dilakukan perusahaan, tidak memberatkan karyawan magang. Sebab, karyawan magang banyak yang masih berstatus mahasiswa.


Campuspedia Kembalikan Uang Penaliti Rp 500 Ribu Karyawan Magang

Jika anda butuh jasa pembuatan blog silahkan hubungi www.oblo.co.id

Target Menang 2024, Kader Gelora Kota Tangsel Diminta Terus Bergerak


JawaPos.com – Ketua DPD Partai Gelora Indonesia Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Fikri Hamadi meminta kepada kader-kader partainya untuk tetap menjaga semangat dan terus konsisten mendengarkan keluh kesah masyarakat.

“Catat segala masalah-masalah yang tengah dihadapi masyarakat, lalu kita carikan solusinya. Jangan biarkan masyarakat menghadapi persoalannya sendiri. Partai Gelora Indonesia Kota Tangsel, wajib bersama masyarakat,” ujar Fikri dalam sambutannya di ultah ke -2 Partai Gelora, sebagaimana dalam keterangan tertulisnya pada JawaPos.com, Jumat (29/10).

Menurut Fikri, saat ini masyarakat tengah dihadapi dua persoalan pelik dalam keseharian, yakni masalah kesehatan dan ekonomi. Karena itu, lanjut dia, Partai Gelora harus bisa bahu membahu bersama masyarakat mencari solusi yang ideal.

Sekretaris Partai Gelora Indonesia Kota Tangerang Selatan, Subkhan Agung Sulistio, mengapresiasi gerak langkah pengurus partai Gelora Tangerang Selatan yang selama ini setia bersama masyarakat. Menurutnya hasil kerja pengurus sudah menuaikan hasil yang cukup baik.

“Berdasarkan hasil beberapa lembaga survei, secara nasional elektabilitas Partai Gelora Indonesia terus merangkak naik. Terkahir berdasarkan hasil Litbang Kompas, popularitas Partai Gelora Indonesia mengungguli partai-partai baru lainnya. Ini modal awal yang baik bagi partai Gelora,” ucapnya.

Sebagaimana diketahui hasil survey Litbang Kompas menunjukkan, Partai Gelombang Rakyat (Gelora) merupakan parpol baru yang paling dikenal publik dengan angka 4,3 persen, jauh dibandingkan dengan partai baru lainnya.

Sebab itu, lanjut Subkhan, HUT ke-2 Partai Gelora Indonesia harus dijadikan momentum untuk mengoptimalkan kinerja mesin politik dengan terus merangsek membangun kolaborasi bersama masyarakat.

“Mari kita pacu mesin politik Partai Gelora Tangsel dengan program Gelora Tangsel Bergerak, Gelora Tangsel Kuat,” tegasnya.

Jika tidak bergerak, lanjut Subkhan, maka Partai Gelora Kota Tangerang Selatan tidak akan kuat. Sebab itu, dia meminta agar pengurus tetap teguh dan kokoh untuk terus bersama masyarakat.

“Gelora Tangsel Bergerak dan harus terus bergerak, agar kita dapat memetakan persoalan ditengah masyarakat. Gelora Tangsel Kuat sendiri adalah Kuasa Rakyat yang disingkat jadi KUAT. Mandat dari rakyat adalah hal utama yang paling penting agar Partai Gelora Indonesia dapat memenangi pertarungan politik di kota Tangsel,” pungkasnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Bidang Hubungan Luar Negeri Partai Gelora Sarah Azzahra. Ia menjelaskan Kota Tangerang Selatan memiliki bekal yang baik.

Namun, sebagai salah satu kota yang memiliki tahap pembangunan yang baik. Namun demikian, lanjut dia, keikutsertaan masyarakat juga perlu diwujudkan dalam pembangunan Kota Tangerang Selatan.

“Tangsel mengusung konsep smart city, maka ini harusnya jadi momentum pemerintah Kota dalam meningkatkan prouktivitas masyarakatnya,” ucap Sarah.

Karena itu menurutnya, ditengah kondisi seperti saat ini, pemerintah kota harus jeli melihat potensi yang dimiliki masyarakatnya. Salah satunya dengan membangun sentra kegiatan UMKM dengan fokus pada hasil produk bertaraf internasional.

“Pemerintah Kota harus bisa mewadahi masyarakat dengan produk UMKM yang khas asli Kota Tangsel,” cetusnya.

Sarah juga diketahui saat ini sedang membangun kegiatan pelatihan-pelatihan bagi masyarakat guna meningkatkan produk UMKM bertaraf internasional. Dirinya berharap, kegiatan ini menjadi solusi bagi masyarakat yang tengah dihadapi persoalan ekonomi akibat terdampak Pandemik Covid 19.

“Kita ketahui pandemik Covid 19 bukan hanya berdampak pada persoalan kesehatan. Tapi juga berdampak pada sektor ekonomi. Jumlah angka pengangguran bertambah signifikan. Pengembangan dan pemberdayaan UMKM bisa menjadi jalan keluar yang baik,” tegasnya.

Adapun, dalam acara HUT Ke 2 Partai Gelora Indonesia. Turut hadir Pengurus DPC Partai Gelora Kota Tangsel, antara lain Ketua DPC Ciputat, Sultani, Ketua DPC Setu, Muslim, Sekretaris Jaenudin, Bendahara Novi, Ketua Serpong, Ferry Irawan, Sekretaris Fahreza Haryanto, Wakil Sekretaris M Samsul, Ketua DPC Ciputat Timur, Muhamad Eko Yusuf, Sekretaris Lukman Supardiono, Ketua DPC Serpong Utara, Suherdi, Sekretaris Egi Kurniawan, Bendahara Zainuri Fahmi, Ketua DPC Pondok Aren, Muhamad Agus, Bendahara Supriatin.


Target Menang 2024, Kader Gelora Kota Tangsel Diminta Terus Bergerak

Jika anda butuh jasa pembuatan blog silahkan hubungi www.oblo.co.id

CEO Campuspedia Akui Gaji Karyawan Magang Rp 100 Ribu/Bulan


JawaPos.com–CEO Campuspedia akhirnya buka suara terkait berita viral yang menimpa perusahaannya. Sebelumnya, seorang karyawan magang di Campuspedia bercerita di Twitter bahwa dirinya hanya dibayar Rp100.000 per bulan selama magang. Karena mundur sebelum masa magang berakhir, dia dikenakan penalti sebesar Rp 500.000.

Atas hal tersebut, tim JawaPos.com menemui Akbar Maulana, CEO Campuspedia, Jumat (29/10) malam. Akbar mengakui bahwa karyawan magang memang mendapatkan uang saku Rp 100.000. Jumlah tersebut sudah diketahui karyawan magang dalam kontrak.

”Sebelum menjadi karyawan magang, ada kontrak kerja yang ditandatangani kedua belah pihak. Dalam kontrak tersebut, karyawan magang mendapatkan upah Rp 100.000 per bulannya. Jadi sudah mengetahui ada di kontrak kerja,” tutur Akbar.

Dengan upah tersebut, terdapat beberapa klausul atau aturan. Salah satunya adalah aturan kerja 20 jam per minggu. Jam kerja tersebut bisa diselesaikan karyawan magang sesuai keinginan.

”Jadi misalnya mau kerja 2 jam per hari, atau bahkan 1 jam per hari, itu diperbolehkan. Kami perusahaan yang mengutamakan komunikasi,” ucap Akbar.

Akbar mengklaim segala hal yang dilakukan perusahaan, tidak memberatkan karyawan magang. Sebab, karyawan magang banyak yang masih berstatus mahasiswa.

Terkait pembayaran penalti sebesar Rp 500.000 bila resign sebelum masa magang berakhir, Akbar menyatakan, Campuspedia tidak memberikan sanksi apapun. Dia siap membuka kemungkinan komunikasi.

”Ada yang bilang nggak bisa membayar dengan nominal tersebut, jadi cuma bayar Rp 100.000 saja. Itu juga nggak apa-apa. Yang penting komunikasi,” ujar Akbar.

Dia menegaskan, aturan penalti tersebut sebagai upaya komitmen dari karyawan magang. Terlebih, magang di kantor startup yang merupakan perusahaan rintisan. ”Ini bentuk komitmen,” ujar Akbar.


CEO Campuspedia Akui Gaji Karyawan Magang Rp 100 Ribu/Bulan

Jika anda butuh jasa pembuatan blog silahkan hubungi www.oblo.co.id

Irish Bella-Ammar Zoni Ngaku Kalah Pamor dari Baby Air


JawaPos.com – Air Rumi Akbar, anak pasangan Ammar Zoni-Irish Bella kini tumbuh menjadi anak yang lucu dan menggemaskan. Si kecil kini semakin memperlihatkan ekspresinya seiring usianya yang sudah memasuki 13 bulan.

Irish Bella mengatakan, Air memiliki banyak penggemar baik di media sosial ataupun di kehidupan nyata. Ketika datang ke suatu tempat, yang ditanyakan bukan lagi dirinya atau Ammar Zoni, melainkan Baby Air.

“Ia banyak fansnya. Malah daddy sama maminya kalah pamor sama anaknya. Kemana-mana pasti nyariin Air, bukan mama atau papanya,” ujar Irish Bella saat ditemui di bilangan Jakarta Pusat Jumat (29/10).

Dia juga mengungkapkan, Air kini sudah mulai mengerti. Terbukti di momen ulang tahunnya yang jatuh pada 18 September 2021 lalu, Air malah menantikan momen ulang tahunnya tersebut.

“Dia semakin pintar, semakin lancar jalannya. Dia juga sudah bekerja tapi tetap ada batasannya supaya dia tetap fun ya,”ucapnya.

Irish Bella mengungkapkan, tidak ada kendala berarti atau kesulitan ketika Air diajak berekspresi untuk kepentingan produk perusahaan, saat ngevlog atau di depan kamera. “Waktu syuting beberapa brand, dia sudah natural aja gitu. Disuruh main, merangkak, dia ngikut,” katanya.

Sampai sekarang sudah ada 4 produk yang menjadikan Air sebagai bintang iklannya. Irish Bella dan Ammar Zoni selalu melakukan pemantauan ketika Air menjalani syuting.

“Kalau anaknya enggak mood kita enggak syuting. Begitu anaknya rewel, mau tidur, stop semua kamera dimatiin,” tandas Irish Bella.


Irish Bella-Ammar Zoni Ngaku Kalah Pamor dari Baby Air

Jika anda butuh jasa pembuatan blog silahkan hubungi www.oblo.co.id

Wakil Ketua MPR: Stabilkan Harga, Gandeng dan Berdayakan Koperasi!


JawaPos.com – Wakil Ketua MPR, Syarief Hasan meminta kepada pemerintah untuk serius menjaga stabilitas harga barang kebutuhan pokok. Stabilitas harga menjadi hal yang krusial karena dengan pergerakan ekonomi yang melambat sebagai efek pandemi, daya beli masyarakat jadi lemah.

Jika hal ini terus berulang, maka tentu korbannya adalah rakyat juga. Seharusnya pemerintah sedari awal melakukan mitigasi agar harga tetap stabil.

“Sangat disayangkan komoditas pangan harganya tidak stabil. Minyak goreng, misalnya, kenaikan harganya sudah jauh melampaui batas daya beli rakyat. Jika kisaran normalnya Rp 13 ribu per liter, sekarang menembus Rp 20 ribu, bahkan Rp 22 ribu per liter untuk minyak goreng kemasan. Padahal ini akan berimbas pada harga barang lainnya, merugikan pedagang makanan, memberatkan konsumen. Ini adalah efek berantai yang mengganggu kehidupan rakyat banyak,” katanya saat audiensi bersama DPP Induk Koperasi Pedagang Pasar (Inkoppas) di Ruang Pimpinan MPR, Kompleks Parlemen RI Kamis (28/10) kemarin.

Anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat ini menegaskan bahwa menjaga stabilitas harga perlu sinergi semua pihak. Termasuk dalam hal ini Inkoppas, pemerintah perlu menjadikannya sebagai mitra strategis dalam menjaga stabilitas harga. Inkoppas yang menghimpun para pedagang pasar untuk berserikat adalah pelaku ekonomi yang memahami bagaimana dinamika transaksi perdagangan di pasar.

“Kita memahami pasar adalah tempatnya pembeli dan penjual bertemu. Langkah nyata menyinergikan ekonomi riil adalah menggandeng pedagang pasar untuk bersama menjaga harga tetap stabil. Inisiatif ini seharusnya datang dari pemerintah. Saya kira para pedagang pasar akan sangat bersedia jika diberikan ruang sinergis yang nyata. Ini juga akan membantu pemerintah dalam menjaga kinerja perdagangan,” kata Syarief.

Oleh karena itu, Syarief meminta kepada pemerintah untuk serius memberdayakan para pedagang pasar. Instabilitas harga selalu saja menjadi persoalan yang berulang, terlebih menjelang perayaan hari besar keagamaan. Jika harga bergejolak maka semua akan merugi. Pedagang rugi, pembeli juga rugi. Ujung-ujungnya pemerintah melakukan operasi pasar. Padahal jika mitigasinya serius, dengan menggandeng berbagai pihak terkait, stabilitas harga harusnya dapat dijaga.

“Di era teknologi ini, banyak inisiatif yang dapat dilakukan pemerintah bersama-sama dengan koperasi pedagang pasar. Salah satunya mendorong eksosistem ekonomi digital. Hal yang sama disampaikan oleh Inkoppas bahwa digitalisasi pasar adalah salah satu strategi untuk menyamakan langkah di antara berbagai stake holder yang ada. Jika terjadi integrasi data secara digital, maka perkara gejolak harga bahan pangan akan termitigasi dengan lebih baik,” tutup Syarief.


Wakil Ketua MPR: Stabilkan Harga, Gandeng dan Berdayakan Koperasi!

Jika anda butuh jasa pembuatan blog silahkan hubungi www.oblo.co.id

Pemkot Surabaya Tampung 277 Toko Kelontong di Aplikasi Peken


JawaPos.com–Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akan melaunching aplikasi Pemberdayaan dan Ketahanan Ekonomi Nang Suroboyo (Peken) pada Minggu (31/10). Aplikasi belanja online itu, sudah bisa diakses masyarakat untuk memilih produk-produk berkualitas karya usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

Kepala Diskominfo Kota Surabaya M. Fikser mengatakan, aplikasi itu bisa diakses masyarakat umum. Aplikasi web mobile tersebut dapat diinstal di handphone berbasis android dan memiliki beberapa fitur.

Fikser melanjutkan, fitur yang pertama adalah Toko Kelontong. Dalam fitur itu, masyarakat dapat memilih berbagai kebutuhan pokok mulai beras, gula, minyak, dan lain sebagainya. Sedangkan yang kedua adalah fitur UMKM, yang di dalamnya ada beberapa pilihan produk. Antara lain berupa craft, fashion, dan kuliner.

”Jadi masyarakat tinggal pilih. Karena ini kan seperti marketplace pada umumnya. Pilih sesuai kebutuhan, klik masukkan ke keranjang, konfirmasi ke penjual, setelah itu pembeli tranfer,” kata Fikser, Jumat (29/10).

Fikser menjelaskan, yang membuat beda Peken Surabaya dengan aplikas toko daring lain yaitu tidak ada bank penengah antara penjual dan pembeli. Penjual dan pembeli akan merasa lebih aman dan nyaman ketika transaksi. Selain itu, cara tersebut berguna untuk meminimalisir salah transfer.

”Pemerintah sebagai penengah kalau ada trouble (masalah) di level bawah, kita yang selesaikan. Maka dari itu, supaya orang merasa aman dan nyaman ketika transaksi, kita lakukan verifikasi terlebih dahulu terhadap toko yang akan mendaftarkan diri di Peken Surabaya,” jelas Fikser.

Fikser melanjutkan, di aplikasi itu juga disediakan fitur pembayaran QR code untuk seluruh perbankan. Selain itu, setiap transaksi juga akan mendapatkan laporan yang digunakan untuk bahan evaluasi pegiat UMKM.

”Nanti bakal ketahuan UMKM mana saja yang perlu mendapat pembinaan. Akan ada intervensi dari pemerintah, seperti membantu manajemen keuangannya dan bantu pemasaran juga. Jadi ada semacam bintang untuk penilaian produknya dari customer, diharapkan ada untungnya bagi UMKM yang bergabung,” ujar Fikser.

Aplikasi itu rencananya dilaunching bersamaan dengan event Surabaya Fashion Week (SFW) pada 31 Oktober di Grand City Mal, Surabaya. Fikser menambahkan, aplikasi Peken Surabaya diharapkan bukan sekadar memudahkan masyarakat dan UMKM Surabaya. Akan tetapi juga memudahkan wisatawan yang datang ke kota ini ketika akan membeli oleh-oleh.

”Nah wisatawan sekarang lebih mudah kalau cari oleh-oleh, makanan khas Suroboyo itu cari di mana sih? Ya tinggal akses Peken Surabaya ini,” ucap Fikser.

Di aplikasi itu, Fikser menambahkan, ada 230 toko kelontong sudah menghasilkan transaksi Rp 2,3 miliar. Per hari ini (29/10) meningkat menjadi Rp 2,4 miliar transaksi hasil dari pemberdayaan toko kelontong dan UMKM.

”Saat ini yang telah tergabung total 277 toko kelontong dan UMKM. Saya harap bukan hanya 277, siapa saja masyarakat Surabaya bisa mendaftarkan diri untuk memasarkan produknya,” kata Fikser.


Pemkot Surabaya Tampung 277 Toko Kelontong di Aplikasi Peken

Diberdayakan oleh Blogger.