Gubernur Ganjar Ingatkan Pemda Hati-Hati Rencanakan Pembangunan

Jika anda butuh jasa pembuatan blog silahkan hubungi www.oblo.co.id

Gubernur Ganjar Ingatkan Pemda Hati-Hati Rencanakan Pembangunan


JawaPos.com–Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengingatkan pemerintah daerah di 35 kabupaten/kota agar berhati-hati dan cermat dalam pengelolaan anggaran serta perencanaan pembangunan. Hal itu untuk mengantisipasi terjadinya penyimpangan, terutama saat pandemi Covid-19.

”Kemarin, kita diminta refocusing. Memang anggaran-anggaran dalam posisi kedaruratan ini agak luwes. Keluwesan ini kalau kita tidak prudent, tidak hati-hati, tidak bisa akuntabel, akan jadi persoalan. Contohnya sudah ada,” kata Ganjar seperti dilansir dari Antara usai Rapat Koordinasi Pengawasan Intern Keuangan dan Pembangunan Provinsi Jawa Tengah di Kantor Gubernur Jateng, Semarang, Jumat (26/3).

Oleh karena itu, Ganjar meminta agar gaya pengelolaan anggaran pada masa-masa seperti ini harus diubah. Dari pengelolaan dengan gaya kuasa menjadi gaya yang lebih transparan dan akuntabel.

Gubernur Jateng, juga mengingatkan jajarannya mengenai pentingnya sinkronisasi dan harmonisasi agar pembangunan serta pengelolaan keuangan dapat berjalan sesuai rencana dan efektif.

”Sinkronisasi dan harmonisasi yang terus kita dengungkan, tapi memang agak mewah untuk dilaksanakan,” ucap Ganjar.

Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Muhammad Yusuf Ateh menekankan pentingnya keselarasan antara kebijakan pembangunan daerah dengan kebijakan pembangunan nasional. Khususnya dalam proyek prioritas nasional.

“Keselarasan itu dibutuhkan untuk memastikan semua program pemerintah pusat dan daerah berjalan sesuai dengan rencana. Sehingga, kemanfaatan yang telah didesain dari program tersebut bisa maksimal dan dirasakan masyarakat luas,” ujar Muhammad Yusuf Ateh.

Oleh karena itu, kata dia, BPKP telah merancang pengawasan atas akuntabilitas perencanaan dan penganggaran di daerah, sebagai media untuk membantu pemerintah daerah dalam memastikan efektivitas dan efisiensi rancangan program atau kegiatan dan sub-kegiatannya, dengan pelaksanaan pengawasan melibatkan aparat pengawasan intern pemerintah (APIP) daerah.

”Diperlukan sinergi dan kolaborasi pengawasan untuk dapat memastikan keselarasan program strategis antara pemerintah pusat dan daerah. APIP di daerah juga perlu merancang strategi pengawasan yang disesuaikan dengan risiko yang dihadapi,” terang Muhammad Yusuf Ateh.

Saksikan video menarik berikut ini:


Gubernur Ganjar Ingatkan Pemda Hati-Hati Rencanakan Pembangunan